KPU Tetapkan Iskandar-Djakfar Sebagai Bupati dan Wakil Bupati OKI

Penetapan dilakukan setelah Pilkada OKI tanpa permohonan perselisihan yang sudah di cek dalam registrasi perkara untuk OKI

KPU Tetapkan Iskandar-Djakfar Sebagai Bupati dan Wakil Bupati OKI
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Suasana debat publik paslon di tiga kandidat Bupati dan Wakil Bupati OKI yang dilaksanakan oleh KPU OKI, diselenggarakan di Kantor DPRD OKI, Rabu (20/6/2018) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG- Pasangan Iskandar SE dan HM Djakfar Shodiq (ISO) ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI).

Hal ini diumumkan pada rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKI, Rabu (25/7/2018).

Ketua KPUD OKI, Dedi Irawan SIp MSi mengungkapkan, tanpa permohonan perselisihan Pilkada OKI yang sudah di cek dalam registrasi perkara untuk OKI, maka dengan ini pihaknya dapat menindaklanjuti pada penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Baca: KPU Tetapkan Ahmad Yani dan Ishak Juarsah Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim Terpilih

“Alhamdulillah bisa ditetapkan dan dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” ungkapnya.

Masih kata Dedy, dana hibah yang diperuntukkan untuk penyelenggaraan Pilkada yang digelontorkan sebesar Rp 60 miliar, sebanyak Rp 12 miliar telah dikembalikan ke kas daerah.

"Tahapan demi tahapan Pilkada OKI telah diselesaikan, sehingga anggaran yang masih tersisa kita kembalikan ke kas daerah, itu setelah audit BPK," pungkasnya.

Dari hasil rapat pleno tingkat KPUD OKI, pasangan nomor urut 1 H Iskandar SE - Djakfar Shodiq (ISO) meraih 168.508 suara, paslon nomor urut 2 Abdiyanto - Made Indrawan (ADE) meraih 118.538 suara dan Paslon nomor urut 3 H Azhari Effendy - H Qomarus Zaman (AQOR) memperoleh 73.012 suara. (SP/Mat Bodok)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved