Berita PALI

Kawanan Ini Biasa Lakukan Pungli di PALI, Jika Tak Diberi Lalu Memukuli dan Lempari Kendaraan

Jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi menangkap tiga pelaku yang biasa melakukan pungutan liar (Pungli) di jembatan amblas yang ada di Desa

Kawanan Ini Biasa Lakukan Pungli di PALI, Jika Tak Diberi Lalu Memukuli dan Lempari Kendaraan
TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
Tiga pelaku Pungli saat diamankan di Polsek Talang Ubi. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ari Wibowo

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi menangkap tiga pelaku yang biasa melakukan pungutan liar (Pungli) di jembatan amblas yang ada di Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Ketiga pelaku tersebut masing-masing bernama Yustaria (45) tahun, Darmawan (30) dan
Holman (38) ketiganya warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi.

Yustaria, satu dari tiga pelaku berkilah bahwa dirinya bersama kawan-kawan lainnya tidak melakukan Pungli, tetapi meminta kepada pengemudi seikhlasnya saja.

Sebab, di lokasi kejadian, ada jembatan darurat yang dibuat atas jerih payahnya.

"Kami tidak memaksa, hanya sukarela saja. Dan menjaga jembatan darurat itu dibagi dua shift, siang dan malam."

"Setiap hari kami mendapat uang sekitar Rp 60 ribu perorang, dan uangnya kami pakai untuk keperluan sehari-hari," kilah Yustaria. Rabu(25/7/2018).

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi Ipda Nasron Junaidi mengatakan aksi terakhir ketiga pelaku adalah menghadang angkutan Jemaah Calon Haji (JCH).

Dan melakukan pemalakan terhadap pengemudi angkutan rombongan yang akan berangkat pelepasan Tanah Suci.

Akan tetapi pengemudi angkutan jemaah haji tidak memberikan sejumlah uang yang diminta pelaku.

Lalu pelaku memukuli dan melempar dengan batu ke arah mobil jemaah haji tersebut.

"Kita amankan ketiga pelaku pada Senin malam (23/7) saat ketiganya berada di TKP."

"Para pelaku rupanya mendirikan pos di sekitar TKP, kemudian kita ratakan pos tersebut karena telah meresahkan masyarakat," kata Nasron.

Dijelaskan Nasron juga menjelaskan, saat penangkapan pelaku, diamankan barang bukti berupa 1 buah kapak, 1 buah senter, 1 buah sanggih/jaring bergagang kayu atau alat untuk meminta uang, 5 buah batu koral, uang tunai Rp 210 ribu berbagai pecahan antara pecahan Rp 1.000 sampai Rp 5.000.

"Ketiga pelaku dan barang bukti kita amankan di Mapolsek Talang Ubi, dan saat ini masih dalam pemeriksaan."

"Para pelaku terkenal licin, sebab, ketika anggota kita datang, para pelaku bubar. Tetapi ketika kita tidak ada, pelaku kembali melakukan Pungli," jelas Nasron.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved