Asian Games 2018
Stadion Gelora Sriwijaya Rusak Jelang Asian Games 2018, Ridwan Kamil : Terbuat dari Apa Pikiranmu
Sriwijaya FC harus menelan dua kali kekalahan beruntun saat menghadapi Mitra Kukar dan Arema FC dengan skor kembar 3-0
TRIBUNSUMSEL.COM - Kerusuhan suporter yang terjadi pada pertandingan antara Sriwijaya FC vs Arema FC dalam lanjutan Gojek Liga 1 2019, Sabtu (21/7/2018) menjadi perhatian berbagai pihak.
Bagaimana tidak, dalam kerusuhan tersebut, lebih dari 300 single seat yang terpasang rapi di tribun dilepas dan dilempar para suporter ke lapangan.

Baca: Klasemen dan Top Skor Sementara Gojek Liga 1 2018, Persib Intip Peluang Juara Paruh Musim
Hal ini tentu disayangkan, karena beberapa saat ini gelaran Asian Games akan digelar di kota Palembang, dan Stadion Gelora Sriwijaya ini merupakan salah satu venue yang akan digunakan dalam untuk sepakbola wanita.

Dengan adanya kerusakan ini juga, tentu panitia harus bergegas dan kembali harus mengeluarkan dana untuk melakukan perbaikan.
Kerusuhan ini terjadi, setelah Sriwijaya FC harus menelan dua kali kekalahan beruntun saat menghadapi Mitra Kukar dan Arema FC dengan skor kembar 3-0.
Baca: Klasemen dan Top Skor Sementara Gojek Liga 1 2018, Persib Intip Peluang Juara Paruh Musim
Kemarahan para suporter ini juga bukan terjadi karena hanya kekalahan Sriwijaya FC semata.
Para suporter kesal dan marah akibat adanya evaluasi manajemen yang melakukan evaluasi dan mendepak delapan pemain Sriwijaya FC yang berdampak pada buruknya penampilan anak asuh Rahmad Darmawan ini.
Tak hanya harus melakukan perbaikan ini. Akibat kerusuhan ini empat orang suporter diamankan di Mapolresta Palembang.
Baca: Ngotot Mau Nikah, Elly Sugigi Beli Cincin Tunangan Buat Irfan Sbaztian,Ini Reaksi Sang Putri
Gelora Sriwijayapun harus dilakukan penutupan dan Sriwijaya FC harus keluar dari stadion Gelora Sriwijaya dalam lanjutan Gojek Liga 1.
Akibat kejadian inipun, turut menjadi perhatian Gubernur terpilih Jawa Barat Ridwan Kamil.
Melalui akun instagram miliknya @ridwankawil, ia menyayangkan kejadian tersebut dan meminta semua pihak untuk merenung.