Kebakaran Hutan dan Lahan

Perusahaan Perkebunan dan HTI Komitmen Siap Lindungi Lahannya dari Kebakaran

Kami siap kerjasama dengan pihak penanggulangan Karhutla Sumsel untuk sama- sama menanggulangi kebakaran lahan

Perusahaan Perkebunan dan HTI Komitmen Siap Lindungi Lahannya dari Kebakaran
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Rapat koordinasi dengan Komandan Satgas (Dansat) Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), di Korem 044/ Gapo Palembang, Selasa (24/7/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Sebanyak 170 perusahaan di Sumsel, berkomitmen melindungi lahannya dari bahaya kebakaran, dalam rangka menjadikan wilayah Sumsel zero asap.

Hal ini ditegaskan ratusan perwakilan perusahaan perkebunan dan HTI, saat menggelar rapat koordinasi dengan Komandan Satgas (Dansat) Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), di Korem 044/ Gapo Palembang, Selasa (24/7/2018).

Seperti yang diungkapkan koordinator Damkar PT Reki, Dahnil jika perusahaannya yang bergerak di restorasi ekosistem Indonesia di wilayah Kabupaten Muba Sumsel dann Jambi seluas 96 ribu hektar, sudah mengantisipasinya dari awal.

Baca: Jakabaring Sport City Ditutup untuk Umum, Hanya Orang-orang Ini Boleh Masuk

"Kami siap kerjasama dengan pihak penanggulangan Karhutla Sumsel untuk sama- sama menanggulangi kebakaran lahan, sehingga target perusahaan zero kebakaran hutan pada musim kemarau tahun ini tercapai," kata Dhanil.

Menurut Dhanil, perusahaannya siap bergabung dengan pihak Satgas Karhutla Sumsel, dengan memonitoring, daerah rawan kebakaran yang ada, khususnya di lahan perusahaan atau sekitarnya.

"Kita ada regu pemadam kebakaran dan didukung sarana dan prasarana lengkap. Selama ini titik hot pot dibeberapa hari ini ada 2 dan kroscek ke lokasi ternyata dilokasi perambahan masyarakat dan tidak luas," jelasnya.

Sementara wakil komandan Satgas posko penanggulangan Karhutla Sumsel Yulizar Dinoto menyatakan, pertemuan antara posko Karhutla, dengan pihak perkebunanan dan HTI di Sumsel ini, bertujuan untuk bersama-sama sepakat membantu pelaksanaan dari posko Karhutla Sumsel untuk bebas asap, di daerah yang ditetapkan siaga merah.

Dijelaskan Noto sapaan akrab Yulizar Dinoto, dengan sandi operasi darat "Pati Geni"di 56 Desa yang ada di Sumsel, diprediksi rawan kebakaran hutan dan lahan, yang daerahnya jika terjadi kebakaran asapnya berpotensi masuk ke Palembang, dan menyebabkan ancaman pada pelaksanaan Asian Games Agustus mendatang.

"Jadi kita sudah siaga 1x24 jam, untuk bersama- sama menjaga area rawan atau siaga merah itu dari 21 Juli- 5 September. Disamping operasi darat 01-18 pasukanndarat juga ada opesi udara, dengan penambahan armada 5 heli, sehingga akhir Juli jadi 10 heli untuk melakukan waterbooming. Disamping dilaksanakannya penegakkan hukum dan sosialisasi dilapangan," tandasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved