Caleg 2019
Fadli Zon Anggap Politisi 'Transferan' Berbahaya
Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola enggak ada ideologinya
TRIBUNSUMSEL.COM - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan politisi kutu loncat tak baik bagi politik Indonesia.
Fadli menanggapi beberapa politisi yang pindah dan mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) melalui partai lain pada Pemilu 2019.
Baca: Ketum PAN: Nilai Transfer Lucky Hakim ke Nasdem Rp 5 Miliar
"Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola enggak ada ideologinya. Jadi menurut saya ke depan harus ada penataan lah," kata Fadli di Kompleks Parlemen.
Semestinya setiap politisi memegang teguh ideologi yang diusung partai sehingga tidak berpindah-pindah.
Menurutnya, menjadi anggota partai bukan untuk mengejar jabatan, tetapi memperjuangkan visi dan misi.
"Artinya orang berada di satu parpol itu kan karena platformnya, karena ideologinya, karena kesamaan program-programnya. Bukan hanya sekedar untuk jabatan posisi saja," ucap dia.
Baca: MK Terima 69 Permohonan Sengketa Pilkada Serentak
"Itu yang saya kira berbahaya ke depan. Karena politik akhirnya menjadi permainan bagi orang-orang kaya. Orang-orang yang punya uang," lanjut dia.
Diketahui, ada sejumlah fenomena yang menarik disimak saat pendaftaran calon anggota legislatif ( caleg) partai untuk pemilu 2019. Tak hanya banyaknya artis yang mendaftar, namun juga beberapa kader memutuskan untuk pindah partai.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fadli Zon: Bahaya Kalau Politisi Dianggap Kayak Pemain Sepak Bola", https://nasional.kompas.com/read/2018/07/20/09273971/fadli-zon-bahaya-kalau-politisi-dianggap-kayak-pemain-sepak-bola.