Pencairan Gaji ke 13 di Lubuklinggau Tertunda, Anggaran Tersedot Biaya Pilkada, ASN Keluhkan Ini

4000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Lubuklinggau hingga saat ini masih menanti kabar kepastian kapan pencairan gaji ke-13.

Pencairan Gaji ke 13 di Lubuklinggau Tertunda, Anggaran Tersedot Biaya Pilkada, ASN Keluhkan Ini
Ilustrasi gaji 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU -- 4000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Lubuklinggau hingga saat ini masih menanti kabar kepastian kapan pencairan gaji ke-13.

Setelah sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, menjanjikan pencairan Gaji ke-13 sudah diterima masing-masing ASN paling lambat awal Juli lalu, hanya saja hingga saat ini janji pemerintah tersebut meleset.

Muhammad (48) seorang guru SMP di Kota Lubuklinggau mengaku, jika uang dari gaji ke 13 tersebut sangat dibutuhkannya untuk mencukupi kebutuhan dua anaknya yang sudah mulai bersekolah.

"Yang pertamanya masuk SMA kemarin sedangkan anak yang kedua naik kelas VI SD, kemarin" tuturnya pada Tribunsumsel.Com, Kamis (18/07).

Menurutnya, selama ini gaji ke-13 sangat membantunya dalam kebutuhan anaknya masuk ajaran baru.

Namun, hingga libur sekolah usai, dan aktivitas belajar mengajar tanda-tanda pencairan belum ada.

"Yang baru mau masuk SMA itu biayanya jauh lebih besar dibanding naik kelas, karena semua pakaiannya saja kita belikan baru semua," ungkapnya.

Ia pun mengaku sempat bingung mencukupi semua keperluan anaknya, dan terpaksa untuk sementara waktu ia harus meminjam dengan saudaranya.

"Kita berharap cepat cair, supaya nanti kalau sudah cair langsung dibayarkan, kalau lama minjam malu," ungkap Kecamatan Timur II itu.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved