Berita Baturaja

Pencuri Berjimat di OKU Takluk Setelah Ditembak Polisi

Pelaku berhasil membawa kabur barang milik korban berupa satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter yang diparkirkan

Pencuri Berjimat di OKU Takluk Setelah Ditembak Polisi
Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya
Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Alex Andrian S.Kom saat mengintrogasi tersangka, Rabu (18/7/2018). 

 TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Nanda Dinata (31) alias Wandi warga Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus mempertangung jawabkan perbuatannya.

Ia ditangkap jajaran Satuan Reskrim Polres OKU, pimpinan AKP Alex Andrian, Kom, Selasa (17/9) kemarin. Ia diduga mencuri di Stasiun Kereta Api Spancar, Kelurahan Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, pada Sabtu 9 Juli 2018 sekitar pukul 04.00 wib.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Alex Andrian S.Kom, Rabu (18/9) mengatakan terungkapnya, kasus ini berawal dari laporan korban berinisial SI.

Kronologis kejadian, kata Kapolres, pelaku sebelum melakukan aksinya mengintai atau mengawasi keadaan sekitar dan target korbanya. Mencari tahu apakah korban sudah tidur atau belum.

Saat merasa aman dan korbanya tertidur barulah pelaku melakukan aksinya mencuri barang-barang korban.

Dari aksinya kata Kapolres pelaku berhasil membawa kabur barang milik korban. Yakni satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter yang diparkirkan.

Pelaku juga masuk ke dalam stasiun dan berhasil mengambil dua unit handphone (HP) yang sedang di isi baterai dan mengambil tas ransel milik korban.

"Pelaku mencuri motor dengan menggunakan kunci T. Motor hasil curian dijual ke daerah Martapura OKU Timur. Sementara HP hasil curian dijual ke teman tersangka," kata AKBP Widayana

saat melakukan aksinya tersangka mengenakan jimat hitam yang diikatkan ke pinggangnya.

Kapolres menjelaskan, saat dilakukan pengembang dan pencarian alat bukti, tersangka berusaha melakukan perlawanan dan kabur.

Atas tindakan tersangka itu, pihak polisi mengambil tindakan tegas dan terukur. Kaki kiri tersangka ditembak.

"Atas perbuatanya tersangka pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana," jelasnya.

Sementara itu, tersangka Nandi, saat di Polres OKU terlihat tertunduk. Ia mengaku hasil curian tersebut ia gunakan untuk membayar kontrakan rumah.

"motor saya jual ke OKU Timur, Rp 1,7 juta. Untuk HP, satu saya jual Rp 800 ribu satu lagi Rp 300 ribu. Uangnya saya gunakan untuk bayar kontrakan. Jimat itu bukan untuk mencuri melainkan untuk pegangan menebas saat membuka lahan di hutan," jelasnya.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved