Berita Prabumulih

Pemkot Prabumilih Berencana Berikan Kades Gaji Rp 5 Juta/Bulan

Dirinya sudah berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah apakah memungkinkan, ternyata bisa dilakukan

Pemkot Prabumilih Berencana Berikan Kades Gaji Rp 5 Juta/Bulan
Tribun Sumsel/ Edison
Penjabat (PJ) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Selain memastikan kenaikkan gaji ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) menjadi Rp 1 juta, Penjabat (PJ) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi akan menaikkan gaji para Kepala Desa menajdi Rp 5 juta.

Hal itu diungkapkan Pj Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi kepada wartawan usai menggelar rapat koordinasi Camat, Lurah dan Kades serta penyerahan SK pejabat Kades Pangkul di gedung kesenian Rumdin Walikota, Rabu (18/7/2018).

"Gaji RT/RW itu tidak batal, itu bukan janji politik karena saya bukan pasangan calon yang maju dalam pilkada jadi tetap akan dinaikkan. Selain itu saya juga memikirkan gaji Kades harus diatas UMR (Upah Minimum Regional-red)," ungkapnya.

Baca: Bank Mandiri Siapkan 10 Ribu E Money Untuk Pembayaran LRT dan Asian Games 2018

Richard mengatakan, terkait rencana menaikkan gaji kades itu dirinya sudah berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah apakah memungkinkan dan ternyata bisa dilakukan.

"Selain itu dewan juga sebelumnya pernah mengusulkan itu namun belum disetujui, saya hanya menindaklanjuti itu. Tapi tentu juga jangan sampai insentif sudah dinaikkan tidak ada feedback ke pemerintah," katanya.

Lebih lanjut Richard menuturkan, tidak hanya kepala desa namun juga perangkat desa akan kita naikkan sehingga kinerja pemerintahan di tingkat terendah itu akan berjalan dengan baik.

"Kepala desa juga sedikit hanya 12 desa ditambah perangkat, gaji Rp 5 juta saya pikir tidak berat. Namun kita koordinasi dengan BKD ada syarat minimal gaji kades antara Rp 3 juta sampai Rp 3,5 juta atau setara dengan pegawai golongan 3A," tuturnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help