Berita Ogan Ilir

BKD Ogan Ilir Usulkan 202 Formasi CPNS

Persyaratan umum, bagi peserta yang mendaftar proses seleksi tidak boleh melebihi usia 35 tahun

BKD Ogan Ilir Usulkan 202 Formasi CPNS
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Foto Ilustrasi: Anggota SDM Polda Sumsel ketika memerikasa peserta tes CPNS di BKN Palembang sebelum memasuki ruang CAT, Kamis (12/10/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) tahun ini, telah mengusulkan kuota sebanyak 202 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Angka yang diusulkan tersebut berdasarkan jumlah pegawai yang pensiun. Ini disampaikan Kepala BKD Pemda Kabupaten OI melalui Kepala Bidang Formasi Pembinaan dan Pengembangan Pegawai Alifiah, Rabu (18/7) saat dibincangi di ruang kerjanya.

Dijelaskan Ali, awalnya pada Januari lalu pihaknya mengusulkan sebanyak 211 kuota CPNS, sementara sampai saat ini jumlah pegawai yang pensiun hanya 202.

Jadi, kuota penerimaan CPNS berdasarkan aturan tidak boleh melebihi jumlah pegawai yang pensiun.

"Namun angka yang diusulkan itu, kita masih menunggu persetujuan dari pihak Kemenpan RB. Akan tetapi, kuotanya tidak lebih dari 202. Mengenai formasinya nanti pihak Kemenpan sendiri yang menentukan," jelas Kabid Formasi Pembinaan dan Pengembangan Pegawai BKD OI.

Ia menambahkan, kuota sebanyak 202 CPNS yang diajukan tersebut, rata-rata tenaga pengajar, bidang kesehatan dan infrastruktur.

"Ini prioritas, diutamakan tenaga guru dan tenaga bidang kesehatan," ujarnya.

Sementara pelaksanaan tes seleksi rencananya akan berlangsung di Palembang tepatnya di Kanreg BKN Jakabaring Palembang dan diselenggarakan menggunakan sistem Computer Asisted Test (CAT).

"Persyaratan umum, bagi peserta yang mendaftar proses seleksi tidak boleh melebihi usia 35 tahun. Untuk persyaratan khususnya lainnya nanti setelah ada petunjuk dari pihak Kemenpan RB," jelas Ali. (sripo/Berry Supriadi)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved