Berita Palembang

Harapan Pekerja Pertamina Tolak Akuisisi Pertagas oleh Perusahaan Lainnya 

Para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pertamina Gas (SPPG) menolak diakuisisi

Harapan Pekerja Pertamina Tolak Akuisisi Pertagas oleh Perusahaan Lainnya 
TRIBUNSUMSEL.COM/SIEMEN MARTIN
Para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pertamina Gas (SPPG) memberikan pernyataan sikap dengan tegas menyatakan menolak diakuisisi 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Siemen Martin

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -
Para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pertamina Gas (SPPG) memberikan pernyataan sikap dengan tegas menyatakan menolak diakuisisi oleh perusahaan gas lainnya di kantor Pertamina Gas.

"Mungkin kawan-kawan sudah melihat rangkaian kita SPPG di tanah air. Gas bumi adalah salah satu sumber energi penting bagi negara yang memiliki peran vita dalam menjaga ketahanan energi nasional. Sudah sepatutnya gas bumi dikelola oleh Negara bukan publik sesuai yang tertulis pada Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 2," tegas Andre Tobing, Kabid Hubingan Industrial Serikat Pekerja Pertamina Gas (SPPG) dalam memberikan keterangan pers.

Andre menyebut, SPPG berpendapat bahwa skema akuisisi yang dilakukan tidak menjamin dominasi penguasaan negara sesuai amanat konstitusi. dimana perusahaan yang 43.036 persen sahamnya dimiliki oleh publik/swasta (dominan pihak asing) mengakuisisi perusahaan yang 100 persen dimiliki negara. dan tindakan akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut berpotensi mengakibatkan kerugian negara dan patut diduga adanya tindakan penyalahgunaan wewenang yang bertujuan menguntungkan sekelompok pihak tertentu saja.

Pertagas sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki proyeksi keuntungan bisnis yang baik. 100 persen sahamnya berpotensi divaluasi atau valuasi direkayasa menjadi lebih rendah dari nilai yang seharusnya terutama jika terdapat oknum-oknum pengambil keputusan mengidap moral hazard dan pihak swasta atau asing yang berkepentingan ikut bermain untuk mengeruk keuntungan bisnis nasional.

Proses konsolidasi melalui akuisisi Pertagas oleh PGN dilakukan terbum-buru hanya berdasarkan opsi yang tercepat tanpa memperhatikan kajian aspek-aspek terkait secara komprehensif, termasuk namun tidak terbatas dalam hal organisasi, kelembagaan dan SDM, yang mana hal ini sangat berpotensi menyebabkan kerugian negara.

Bila tuntutan tidak dilaksanakan, tidak menutup kemungkinan akan melakukan demo turun ke jalan. Bahkan 8.700 anggota siap stop operasi, baik dk semua terminal BBM, kilang, gas, pertamina.

"Atas nama seluruh Pekerja Pertamina menyatakan bahwa kami MENOLAK akuisisi Pertagas oleh PGN dan menuntut agar Conditional Sales & Puschase Agreement (CSPA) dibatalkan serta seluruh proses akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut segera dihentikan," pungkasnya.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved