Jokowi ke Palembang

Presiden Jokowi ke Palembang, Arus Lalu Lintas Gunakan Format Asian Games

Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Palembang selama dua hari, Jumat-Sabtu (12-13/7),

Presiden Jokowi ke Palembang, Arus Lalu Lintas Gunakan Format Asian Games
IST/Net
Presiden Jokowi dan Sang istri iriana 

TRIBUNSUMSEL.COM-Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Palembang selama dua hari, Jumat-Sabtu (12-13/7), untuk meninjau persiapan Asian Games dan sejumlah kegiatan lain.

Presiden menginap di Hotel Wiyndham Jakabaring.

"Pak Jokowi akan datang bersama Ibu Iriana. Mereka akan menginap semalam di Palembang," ujar Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat di Griya Agung, Kamis (12/7).

Presiden akan meninjau LRT dan juga venue di Jakabaring. Infonya juga akan mencoba dayung di Venue Dayung.
Kedatangan Presiden Joko Widodo mendapat pengamanan ketat dari TNI, Polri, dan instansi pemerintahan terkait. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan secara khusus di area kunjungan presiden.

"Skema pengaturan lalu lintas untuk jalur presiden menggunakan format saat berlangsungnya Asian Games. Jadi, ini sekaligus sebagai gladi pengaturan lalu lintas untuk Asian Games," ujar Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman, Kamis (12/7/2018).

Pengaturan arus lalu lintas untuk jalur rombongan presiden, bukan menggunakan pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas.

Konsepnya menggunakan skema pengurangan jumlah volume kendaraan yang melintas di jalan-jalan protokol terutama di jalur yang akan dilalui Presiden Joko Widodo.

Pengurangan volume kendaraan, akan dilakukan mulai dari Simpang 4 Charitas hingga ke Jalan HA Bastari Jakabaring Palembang.

Pengaturan akan lebih ditingkatkan di Cinde, seputaran Jalan Kolonel Atmo, Jenderal Sudirman tepatnya depan Masjid Agung Palembang, Jembatan Ampera hingga menuju ke Jakabaring.

Di seputaran Cinde, pengurangan kendaraan akan dilakukan dan akan diarahkan ke Veteran dan Kapten A Rivai. Begitu pula di jalan Kolonel Atmo, kendaraan akan diarahkan ke Jalan Veteran.

"Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Cinde, Masjid Agung hingga Jakabaring akan di sterilkan. Steril disini bukan tidak boleh kendaraan melintas, melainkan tidak ada kendaraan yang parkir di pinggir jalan. Bila masih parkir, maka akan dilakukan penilangan dan kendaraannya akan di derek," ungkapnya.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help