Pilpres 2019

Tak Sekuat SBY,Jokowi Butuh Sosok Cawapres Punya Elektabilitas Tinggi,Ini 5 Nama Dianggap Cocok

Karena elektoral tak sekuat Pak SBY. Sehingga Pak Jokowi butuh cawapres yang bisa menambah insentif elektoral di pilpres nanti

Tak Sekuat SBY,Jokowi Butuh Sosok Cawapres Punya Elektabilitas Tinggi,Ini 5 Nama Dianggap Cocok
BIRO PERS/CAHYO BRURI SASMITO
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Merdeka, Kamis (9/3/2017). Kedua tokoh tersebut bersilaturahmi sambil membahas situasi bangsa dan negara terkini. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby menilai posisi elektoral Joko Widodo (Jokowi)lebih rendah dibandingkan posisi elektoral Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada kontestasi politik keduanya.

Pada waktu itu, dalam berbagai survei, elektabilitas SBY pada periode keduanya berada di atas 60 persen.

Sementara elektabilitas Jokowi saat ini masih di bawah 50 persen dalam berbagai versi survei.

"Karena elektoral tak sekuat Pak SBY. Sehingga Pak Jokowi butuh cawapres yang bisa menambah insentif elektoral di pilpres nanti," kata Adjie di kantor LSI, Jakarta, Selasa (10/7/2018) sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

Peneliti LSI: Walaupun sebagai Petahana, Elektoral Jokowi Tidak Sekuat SBY Dua Periode

Selain itu, Adjie juga menduga masih ada perdebatan dan diskusi yang cukup alot di internal koalisi Jokowi dalam penentuan nama cawapres Jokowi.

"Sehingga sampai saat ini nama (cawapres) yang muncul belum mengerucut ya. Karena untuk di sisi Pak Jokowi cawapresnya belum pasti," kata dia.

5 nama cawapres untuk Jokowi versi LSI

Diberitakan di Kompas.com sebelumnya, LSI juga memiliki lima tokoh yang dianggap ideal mendampingi Jokowi sebagai cawapres.

Kelima orang itu adalah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Halaman
1234
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help