Home »

Bisnis

» Mikro

Nasabah PNM Gaungkan Pempek Mendunia

Melalui pelatihan ini, para nasabah PNM dari produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera

Nasabah PNM Gaungkan Pempek Mendunia
ISTIMEWA
Foto bersama nasabah PNM Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG --  Dalam rangka menyambut kemeriahan ajang olahraga Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Palembang Agustus mendatang, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM turut berkontribusi dengan menggelar pelatihan pembuatan pempek kepada 105 nasabah binaan.
PNM menggandeng Asosiasi Pengusaha Pempek Palembang atau ASPPEK dalam pelatihan yang diadakan di Hotel Batiqa, Palembang, Selasa (10/7/2018).

Melalui pelatihan ini, para nasabah PNM dari produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dari wilayah Seberang Ulu 1 Palembang dilatih untuk menghasilkan pempek yang enak dan higienis. Teknik pengemasan dan pemasaran efektif pun diajarkan, agar dapat terlihat berbeda dan menarik dibandingkan dengan kompetitior lainnya termasuk juga masalah perizinan.

Melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), PNM memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan kelompok usaha (klaster) yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha. Dalam menentukan bentuk kegiatan, PNM melakukan pendalaman terhadap kendala dan peluang usaha para nasabah, sehingga program PKU tepat sasaran dan berdampak pada nasabah PNM yang berlatar belakang sebagai pengusaha pempek dan usaha lainnya.

"Jadi PNM itu bukan hanya membantu pinjaman modal saja tapi juga memberikan pembinaan agar modal yang dipinjam pelaku usaha sesuai peruntukan serta usahanya sukses dan berkembang," kata Pimpinan Cabang PT PNM Palembang Irmana.

Demo pembuatan pempek oleh Asppek
Demo pembuatan pempek oleh Asppek (ISTIMEWA)

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat menjadi peluang bagi nasabah PNM untuk meraih kesuksesan usaha dalam ajang Asian Games 2018. Selain dapat meraih keuntungan, para nasabah juga turut berkontribusi dalam
mendukung agenda Kota Palembang untuk menjadikan Pempek yang semakin
mendunia. Hadir sebagai pembicara Yenny Anggraini, Ketua ASPPEK yang membagikan ilmu mengenai tentang perizinan, pemasaran dan sekaligus mempraktekkan demo membuat pempek.

Asosiasi Pengusaha Pempek (Asppek) merangkul semua pengusaha pempek di Palembang dan Sumsel untuk bersama-sama memajukan kuliner khas Palembang ini. Meski semuanya pengusaha Pempek namun bukan berarti pengusaha ini bersaing tapi malah bersama-sama memajukan usaha pempek dengan cara berbagi ilmu, saling berbagi informasi agar semua anggota memiliki ilmu dan kecakapan sama. Bukan hanya satu anggota saja pandai tapi anggota lainnya tidak tahu.

"Kita dianggap orang bersaing padahal kita bersanding bersama-sama memperkenalkan Pempek," ujar Yenny Anggraini Ketua Asppek Sumsel saat menjadi pembicara dalam kegiatan pengembangan kapasitas usaha nasabah Ulamm yang dilaksanakan oleh PT PNM Persero di Hotel Batiqa.

Yenny mengatakan agar pempek semakin dikenal luas dan mendunia haruslah dikelola dengan tekun dan sungguh-sunguh. Misalnya dengan mengurus sertifikasinya agar menambah nilai lebih dari merek dagangnya sehingga semakin dikenal luas. Sertifikasi ini bisa jadi lebel halal dari MUI untuk memastikan kehalalannya, atau SNI dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk standar pembuatan makanan yang higenis mulai bahan baku, pengolahan hingga pengemasan dan penyajiannya. (tnf)

Penulis: Hartati
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help