Berita Palembang

Dorong Semangat Dosen Muda, Poltekpar Palembang Gelar Acara OBOROT 2018

Demi memotivasi dosen muda agar rajin menulis Politeknik Pariwisata Palembang mengadakan pre-event One Belt, one road,

Dorong Semangat Dosen Muda, Poltekpar Palembang Gelar Acara OBOROT 2018
tribunsumsel.com/Melisa Wulandari
Politeknik Pariwisata Palembang mengadakan pre-event One Belt, one road, one tourism (OBOROT) 2018. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Demi memotivasi dosen muda agar rajin menulis Politeknik Pariwisata Palembang mengadakan pre-event One Belt, one road, one tourism (OBOROT) 2018.

Tak hanya memotivasi dosen muda agar rajin menulis di pre-event OBOROT 2018 ini juga merupakan kegiatan akademik yang menampilkan hasil penelitian para akademisi dan praktisi yang akan dipresentasikan di internasional konferensi OBOROT pada 22-24 November 2018.

"Tujuan lain diadakan OBOROT ini untuk mengenalkan Sumsel dan Palembang khususnya kepada dunia yang pada akhirnya dapat meningkatkan Tourist Arrival di Sumsel dan Palembang pada khususnya," ujar Direktur Poltekpar Palembang, Zulkifli Harahap, Kamis (12/7/2018).

Adanya event OBOROT ini muncul sebuah gagasan dari Tiongkok dengan tema yang sama (OBOROT) dengan tujuan memajukan perekonomian sebuah negara dengan ide membangun jalur perdagangan melalui multi sektor baik dari sosial, budaya, politik, dan sebagainya.

"One belt, one road, one tourism atau OBOROT muncul dengan gagasan yang sama dengan fokus utama kerjasama dalam sektor Pariwisata, mengingat Pariwisata adalah penghasil devisa terbesar di beberapa negara termasuk Indonesia bahkan mengalahkan sektor minyak kelapa sawit," katanya.

Di pre-event OBOROT 2018 ini dihadiri oleh kepala dinas pariwisata Palembang, Isnaini Madani, staf ahli menteri bidang ekonomi dan kawasan pariwisata kementrian pariwisata yang juga merupakan inisiator dari konferensi ini, Anang Sutomo.

"Ya saya berharap dari kegiatan ini bisa memberikan pengetahuan yang berguna bagi Indonesia dan dunia merujuk kepada curent issues terhadap tantangan pada era dewasa ini yang harus lentur terhadap perubahan yang terjadi," tutup Zulkifli

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help