Berita Lubuklinggau

Daging Beku Mulai Jadi Primadona Warga Lubuklinggau

Selama bulan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 1439 H lalu permintaan masyarakat terhadap daging beku dari Badan Urusan Logistik (Bulog)

Daging Beku Mulai Jadi Primadona Warga Lubuklinggau
Livestrong
Daging beku 

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU --Selama bulan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 1439 H lalu permintaan masyarakat terhadap daging beku dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Lubuklinggau meningkat 200 persen.

Tercatat selama Ramadan dan Idul Fitri kemarin, Bulog Lubuklinggau berhasil menjual 6 Ton daging beku. Sementara ditahun sebelumnya Bulog hanya mampu menjual 2 Ton daging beku.

Kepala Perum Bulog Kansilog Lubuklinggau Meizarani mengatakan banyaknya peminat masyarakat terhadap daging beku yang dijual Bulog karena harga jualnya tidak terlalu tinggi.

"Harganya 80 ribu perkilogram, sementara harga dipasaran mencapai Rp 150-160 perkilogram,, mungkin itu yang jadi penyebabnya," ungkapnya, Kamis (12/07).

Ia mengatakan warga yang membeli kebanyakan berasal dari Kota Lubuklinggau, mereka kebanyakan membeli dari Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Bulog Lubuklinggau.

"Untuk peminat hari-hari biasanya kebanyakan dari tukang bakso, dan warga yang akan menggelar hajatan," ucapnya.

Sementara untuk stok saat ini ada 300 Kg, sementara mulai Minggu depan stok meningkat sebanyak 600 Kg, jumlah itu sampai dengan seterusnya.

"Kita juga tidak memberikan batasan warga yang ingin membeli daging beku kepada kita, kita mengingatkan sebelum dikonsumsi harus diolah dulu dengan dipanaskan," ucapnya.

Ia juga menyebutkan untuk Bansos beras prasejahtera (rastra) sudah masuk dalam alokasi bulan Juli dengan jumlah sebanyak 250 Ton untuk wilayah Mura, Lubuklinggau, dan Muratara.

"Sekarang penyaluran baru 50 persen diperkirakan akhir bulan nanti selesai sesuai target," ucapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help