Pemkab Musi Rawas

Warga Nibung di Muratara Terpaksa Menunggu Berjam Jam Untuk Mendapatkan Surat Rujukan Sakit

Warga Nibung di Muratara Terpaksa Menunggu Berjam Jam Untuk Mendapatkan Surat Rujukan Sakit, Karena Kondisi Kantor Sepi

Warga Nibung di Muratara Terpaksa Menunggu Berjam Jam Untuk Mendapatkan Surat Rujukan Sakit
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
Kondisi ruangan kantor Dinkes Muratara masih terkunci dan baru dua orang TKS yang ada saat didatangi Kabid Pengembangan SDM dan Diklat Muratara, Ahmad Riva'i. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Walaupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara sering memberikan himbauan dan peringatan dalam apel pagi kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS) masih saja tidak disiplin.

Pasalnya, terdapat tiga kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Muratara yang tampak sepi lantara tidak ada pegawai bahkan hanya ada sebagian TKS dikantor.

Sehingga, Aria Kusnandar (24) warga SP 9, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara kebingungan dan terpaksa menunggu hingga berjam jam di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengurus surat rujukan berobat.

"Kedatangan saya ke Dinkes ini untuk mengurus surat rujukan berobat ke rumah sakit di Lubuklinggau untuk istri saya yang sedang sakit," kata Aria Kusnandar, Rabu (11/07/2018).

Namun, lanjutnya setiba dikantor Dinkes ini sejak pukul 08.30 wib semua ruangan kantor masih tertutup rapat dan dikunci sehingga terpaksa menunggu lama agar bisa mendapatkan surat rujukan berobat tersebut.

"Kita berharap adanya penegakan hukum kedisiplinan terhadap pegawai baik ASN maupun TKS, apalagi terhadap pelayanan kepada masyarakat, jangan sampai kejadian ini terulangvke warga yang lain," tegasnya.

Sedangkan, Kepala BKPSDM Kabupaten Muratara, Sudartoni melalaui Kabid Pengembangan SDM dan Diklat Muratara, Ahmad Riva'i saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya juga mengetahui apa yang terjadi.

"Saya juga pagi-pagi sekitar pukul 09.00 wib kebetulan turun kelapangan dan mengkroscek sejumlah kantor dinas ternyata masih ada 2 kantor dinas lagi yang masih sepi pegawai selain Dinkes," katanya.

Disampaikannya, untuk kantor yang masih tutup pada didatanginya yakni Dinkes dan Disnakertran, sedangkan kantor Dinas Pariwisata memang sudah buka tapi baru datang beberapa orang TKS saja.

Dijelaskannya, apa yang menjadi temuan dilapangan ini akan disampaikan kepada Bupati, HM Syarif Hidayat.

"Mengenai sanksinya nanti akan mengacu pada Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 Tentang Kedisiplinan Pegawai," ungkapnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved