Seleksi CPNS 2018

Tak Hanya Formasi Guru di Penerimaan, Ini Formasi Lainnya di Seleksi Penerimaan CPNS 2018

"Ada sekitar 100.000 formasi bagi tenaga kependidikan pada penerimaan CPSN 2018," ungkap Asman kepada awak media.

Tak Hanya Formasi Guru di Penerimaan, Ini Formasi Lainnya di Seleksi Penerimaan CPNS 2018
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Peserta bersiap mengikuti ujian menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Kampus Stie Amkop jalan Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/9/2017). Sebanyak 11 ribu lebih peserta CPNS Strata satu (S1) dan SLTA mengikuti tes tersebut mulai 11-16 September 2017, sementara kouta untuk penerimaan pegawai Kanwil Kemenkumham Sulsel sebanyak 651 orang yang akan ditempatkan di Lapas, Rutan dan kantor Imigrasi setempat. tribun timur/muhammad abdiwan 

TRIBUNSUMSEL.COM- Pemerintah melalui Badan kepegawaian nasional (BKN) menyiapkan kurang lebih 100.000 formasi tenaga pendidik (guru) pada penerimaan CPNS 2018.

Hal itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Birokrasi dan Reformasi (Menpan-RB), Asman Abnur usai menggelar Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian 2018 (Rakornaspeg) telah digelar hari ini Rabu (11/7/2018) di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang.

"Ada sekitar 100.000 formasi bagi tenaga kependidikan pada penerimaan CPSN 2018," ungkap Asman kepada awak media.

 

Selain guru,  Asman juga menyampaikan kabar gembira bagi tenaga kesehatan.

Meski tak menyebut angka, dipastikan ada penambahan formasi khusus tenaga kesehatan.

Diluar angka itu, pemerintah juga memastikan akan merekrut setidaknya 220 ribu pegawai baru.

Mereka direkrut untuk mengisi posisi pegawai yang akan pensiun.

BKN juga menyampaikan kabar gembira juga bagi para diaspora, pemegang predikat lulusan cumlaude, putra atau putri Papua dan penyandang disabilitas karena ada formasi khusus untuk mereka. 

Asman menegaskan bahwa seleksi CPNS tahun 2018 tidak bisa diikuti tanpa mengikuti tes.

Hal ini berarti tenaga honorer baik dari kependidikan maupun kesehatan harus mengikuti teknik yang berlaku sekarang.

Halaman
12
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help