Berita Prabumulih

Bolak-balik Prabumulih-Palembang, Bacaleg Prabumulih Ini Kesulitan Tes Kesehatan Rohani

Bagi para politisi senior mengurus berkas dengan jaringan yang memadai mungkin sangat mudah, namun bagi para bakal calon legislatif pemula butuh

Bolak-balik Prabumulih-Palembang, Bacaleg Prabumulih Ini Kesulitan Tes Kesehatan Rohani
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Sufyan Ats Aswari ketika difoto hendak berangkat ke Muaraenim untuk mengikuti tes kesehatan rohani di Rumah Sakit Muaraenim. 

Disinggung apa motivasi mencalonkan diri, Sufyan mengatakan, dirinya yang merupakan pemuda merasa prihatin dengan pemuda pemudi saat ini dimana membutuhkan sosok yang peduli dengan nasib dan keinginan menggapai masa depan.

"Saya mempunyai tekat akan memperjuangkan generasi muda agar mudah dalam mencari pekerjaan, mudah mendapatkan akses pendidikan dan mengadukan nasib ke wakil rakyat," katanya seraya dirinya membidik pemilih generasi muda atau pemula.

Mengenai strategi dalam mempersiapkan pileg, Sufyan mengaku akan menerapkan cara para pemimpin di Indonesia yakni dengan belusukan ke masyarakat menengah ke bawah.

"Tentu selain itu harus memperkuat silaturahmi bersama keluarga dahulu, karena kalau keluarga sudah mendukung semua tentu akan lebih mudah memperluas jaringan," ujarnya seraya memohon doa agar terpilih kedepannya.

Hal yang sama disampaikan Tris yang merupakan satu diantara bakal calon legislatif ketika diwawancarai membenarkan jika pihaknya saat ini tengah melakukan pengurusan berkas dan kesulitan dalam mengurus kesehatan karena harus di luar kota.

"Berkas lainnya bisa diurus di kota Prabumulih, nah untuk tes kesehatan rohani ini harus datang ke Palembang kita karena rumah sakit di Prabumulih tidak bisa sesuai yang ditunjuk KPU," kata ketua partai Bekarya kota Prabumulih itu.

Tidak hanya bakal calon legislatif pemula, namun kesulitan dalam mengurus berkas pencalonan juga dirasakan bakal calon lain yang saat ini duduk di Anggota DPRD Prabumulih.

Feri Alwi, satu diantara anggota dewan yang mengurus berkas bakal caleg mengakui jika adanya syarat kesehatan rohani pada pileg 2019 mendatang ini sedikit merepotkan pihaknya karena harus jauh ke Palembang.

"Kalau Pileg dulu tidak ada persyaratan tes kesehatan rohani jadi tidak perlu ke luar kota mengurus, ini harus ke Palembang untuk tes dan seminggu kedepan mengambil hasil, jadi paling tidak harus dua kali."

"Padahal di RSUD Prabumulih sudah lengkap baik fasilitas maupun ahli fsikologi namun tidak ditunjuk oleh KPU," ujarnya didampingi anggota dewan lain menyesalkan hal itu. (eds)

Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved