Home »

News

Sriwijaya FC

Begini Komentar Rahmad Dermawan Terkait Isu 6 Pemain Andalan Sriwijaya FC Bakal Hengkang

Beberapa hari terakhir ini menejemn SFC santer akan melepas sejumlah pemain, setidaknya ada 4-6 pemain yang baka

Begini Komentar Rahmad Dermawan Terkait Isu 6 Pemain Andalan Sriwijaya FC Bakal Hengkang
TRIBUN JABAR
Rahmad Darmawan dipastikan melatih Sriwijaya FC 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Beberapa hari terakhir ini menejemn SFC santer akan melepas sejumlah pemain, setidaknya ada 4-6 pemain yang bakal dilepas.

Rencana itu sudah disampaikan secara langsung oleh manajemen PT SOM saat melakukan rapat internal.

“Kami menginginkan pemain nantinya yang benar-benar berkomitmen 100 persen untuk SFC sehingga skuad akan lebih solid,“ ujar manajer SFC Ucok Hidayat saat dihubungi, Rabu (4/7) sore.

Bahkan, dikutip dari TribunBali.com. Isu hengkangnya pemain Sriwijaya FC, langsung ditanggapi sejumlah klub Liga I Indonesia, termasuk Bali United.

Ada kabar beredar bahwa manajemen tengah menjalani komunikasi dengan dua pemain Sriwijaya FC yang berkeinginan membela Bali United pada putaran kedua Liga I Indonesia 2018.

Informasi tersebut dihimpun Tribun Bali baru-baru ini.

Dua pemain yang berkomunikasi dengan manajemen, berposisi pemain bertahan.

Jika dua pemain merapat, tentu harus ada korban di Bali United.

Siapa saja korban Bali United, kita tunggu saja.

"Kabarnya baru sebatas komunikasi. Belum deal. Pemain bertahan yang berkomunikasi dengan manajemen Bali United,"  kata sumber internal Bali United yang tak ingin dikorankan namanya.

Dari kubu internal Sriwijaya FC, kabarnya ada lima pemain yang ingin hengkang dari klub yang berhome base di Palembang ini.

Hamka Hamzah, Alfian Tuasalamony, Novan Sasongko, Bio Paulin, Marco Sandy, dan Adam Alis.

Adam Alis dan Hamkah Hamzah disebut kembali ke Arema FC.

Sementara, beberapa pemain bertahan yang berkomunikasi dengan Bali United kabarnya segera merapat.
Kita tunggu saja siapa - siapa pemain Sriwijaya FC akan merapat ke Bali United.

Sementara dikutip dari Sripoku.com. Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, menampik kabar tentang adanya pemain yang berniat hengkang dari skuat SFC saat ini.

Menurutnya, kabar tersebut hanyalah isu belaka.

“Ga ada pemain yang mengundurkan diri sampai saat ini saya cek satu per satu ga ada. Tapi kalau ada yang menawarkan pemain ke klub lain itu isu. Mungkin isu,” ujar pria yang akrab disapa RD ini, saat konfrensi pers satu hari jelang pertandingan antara Sriwijaya FC kontra Persija Jakarta Senin (9/7/2018).

Memang RD mengakui jika ada pemain yang berkonsultasi dengannya tentang isu tersebut.

Namun ia menegaskan, belum ada satupun penggawa tim berjuluk Laskar Wong Kito ini yang memutuskan hengkang dari tim.

Masalah keterlambatan gaji ditambah santernya kabar evaluasi yang akan dilakukan manajemen PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub terhadap kinerja semua elemen terkait membuat gosip yang berkembang menjadi panas.

Namun menurut pelatih yang pernah membesut Sriwijaya FC era 2007 – 2010 ini, evaluasi memiliki urutan baku di dalam manajemen klub sebesar Sriwijaya FC.

Untuk mengevaluasi pemain, dibutuhkan koordinasi antara Pelatih, Manajemen hingga PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub.

Dan tidak semudah itu pemain bisa keluar begitu saja.

Mereka terikat kontrak dengan manajemen, yang jika mereka melakukan pelanggaran dengan penandatanganan kontrak dengan klub lain maka mereka harus membayar kompensasi.

“Karena ketika kita menandatangani kontrak kerja kita tidak hanya bertanggungjawab kepada manajemen, tapi kita bertanggung jawab kepada yang di atas (Tuhan)."

"Karena itu sangat besar, itu ibadah saat kita melakukan pekerjaan dengan baik. Saya hanya mengingatkan itu,” beber RD.

“Saya yakin, bahwa sepakbola tetap akan mendapat tempat tersendiri di luar kepentingan politik."

Walaupun ada kepentingan politisasi sepakbola, tapi tetap sepakbola akan berdiri lurus tegak tidak terlalu masuk dalam wilayah itu,” katanya.

Untuk itu, saat ini dirinya tak ingin skuat yang dibesutnya terganggu dengan rumor yang berkembang di luar tim.

Ia lebih baik berfikir positif, dan fokus kepada pertandingan yang akan dihadapinya hari ini.

“Penting artinya kita betul-betul fokus menghadapi itu. Isu-isu apapun ini bagian dari motivasi kita. Ini bagian dari motivasi tim untuk memperbaiki diri,” jelasnya.

 
Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help