Berita Prabumulih

Jelang Pileg-Tes CPNS, Pembuat SKCK dan Bersih Diri di Prabumulih Meningkat

pembuatan SKCK di Polres Prabumulih dan keterangan tidak pernah dipidana di Pengadilan Negeri (PN) mengalami peningkatan signifikan.

Jelang Pileg-Tes CPNS, Pembuat SKCK dan Bersih Diri di Prabumulih Meningkat
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON BASTARI
SPKT Polres Prabumulih dipadati warga yang hendak mengurus SKCK baik untuk melamar pekerjaan maupun untuk syarat pencalonan legislatif. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Bukanya penerimaan pendaftaran karyawan di sejumlah perusahaan dan masuknya masa pendaftaran bakal calon legislatif, membuat permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Prabumulih dan keterangan tidak pernah dipidana di Pengadilan Negeri (PN) mengalami peningkatan signifikan.

Pantauan Tribunsumsel.com, meski sabtu-minggu merupakan hari libur pegawai namun tidak sedikit warga yang hendak mengurus surat-surat persyaratan melamar pekerjaan dan menjadi calon anggota dewan itu mendatangi dua kantor tersebut.

Kebanyakan warga yang hendak mengurus di waktu hari libur itu merupakan para pekerja swasta dan para warga yang mengejar waktu khawatir pendaftaran yang hendak dia lamar tutup.

"Kami datang ke Polres dan pengadilan tapi ternyata libur, padahal kami hendak mengurus surat untuk melamar di penerimaan anggota badan pengawas pemilu yang penutupan pendaftaran hari ini minggu," kata Abas, satu diantara warga Kelurahan Gunung Ibul ketika dibincangi wartawan, Minggu (8/7/2018).

Hal yang sama disampaikan Yani yang merupakan satu diantara pemohon pembuatan SKCK di Polres Prabumulih. Menurut Yani, dirinya sengaja membuat SKCK lantaran membaca berita di media cetak dan online terkait rencana penerimaan seleksi CPNS di lingkungan Pemkot Prabumulih yang tidak lama lagi.

"Informasi pembukaannya Juli ini makanya siap-siap berkas supaya setelah nanti buka bekas sudah siap," katanya.

Berbeda dengan Tris yang mengaku, membuat SKCK untuk keperluan mendaftar menjadi calon legislatif di kota Prabumulih. "Dalam persyaratan itu diperlukan SKCK untuk maju sebagai anggota DPRD kota Prabumulih," bebernya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Prabumulih, Ipda Nazori ketika dibincangi wartawan membenarkan terjadinya peningkatan permohonan pembuatan SKCK.

"Peningkatan dalam pengurusan pembuatan SKCK ini terjadi sejak dua pekan terakhir, warga yang mengurus sampai antri memenuhi kursi yang kami siapkan, namun hanya 60 menit selesai untuk tiap pembuat baru," katanya.

Nazori menuturkan, jika selama ini permohonan pembuatan SKCK sekitar 5-10 permohonan per hari, sejak beberapa hari ini meningkat menjadi sekitar 10-30 lebih setiap harinya.

"Sebagian besar untuk melamar pekerjaan dan untuk ikut dalam pencalonan anggota legislatif, ada juga yang siap-siap untuk tes CPNS," bebernya seraya mengatakan polres Prabumulih saat ini telah meluncurkan program SIDAKA (Siap Datang Kerumah Anda) membantu masyarakat membuat SKCK dengan petugas datang ke rumah warga dimana tarif tetap Rp 30 ribu.

Peningkatan pengurusan berkas bersih diri dari tindak kriminal juga mengalami peningkatan di Pengadilan Negeri kota Prabumulih. Jika sebelumya hanya puluhan warga mengurus, dalam dua hari terakhir kemarin sekitar 120 warga mengurus surat bersih diri di pengadilan Prabumulih.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help