Berita Prabumulih

Tak Perlu Antri, Bikin SKCK di Prabumulih Cukup Tunggu Dirumah

- Jika di daerah lain membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di daerah-daerah lain

Tak Perlu Antri, Bikin SKCK di Prabumulih Cukup Tunggu Dirumah
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Tak Perlu Antri, Bikin SKCK di Prabumulih Cukup Tunggu Dirumah 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Jika di daerah lain membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di daerah-daerah lain harus mendatangi Kepolisian Resort (Polres), di Prabumulih cukup menunggu di rumah dan akan didatangi petugas kepolisian.

Program yang diberi nama Sidaka atau pengurusan SKCK Siap Datang Ke Rumah Anda itu mulai diterapkan Polres Prabumulih untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat kota Prabumulih.

Tidak hanya itu, Polres Prabumulih dibawah pimpinan AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH itu juga menerapkan dua program lain yakni polisi peduli pengemudi (Silidi) dimana ditujukan memberikan pelatihan teori maupun praktik kepada warga yang tidak lulus dalam membuat SIM dan ketiga program Sehat Bersama (Saber) yakni polisi terjun ke masyarakat memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Tiga program tersebut diterapkan Polres Prabumulih tentu saja setelah dinilai berhasil menyulap beberapa tempat pelayanan khususnya di pelayanan pengaduan, pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) sudah bersih, rapi serta bebas pungutan liar.

Terus meningkatnya pelayanan dan program itu sendiri pasca Polres Prabumulih ditunjuk sebagai pilot project (percontohan) zona integritas menuju wilayah bebas korupsi oleh Polda Sumsel.

"Untuk mewujudkan Polres Prabumulih menuju wilayah bebas korupsi kita punya tiga program andalan, antara lain Sidaka membantu masyarakat membuat SKCK dengan polisi datang ke rumah-rumah,

Silidi yakni pelatihan bagi warga yang tidak lulus membuat SIM dan sehat bersama (Saber) dimana kita mendukung pelayanan kesehatan publik," ungkap Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH didampingi Wakapolres, Kompol Harris Brata SIK ketika diwawancarai wartawan usai meninjau ruang pelayanan, Jumat (6/7/2018).

Menurut Tito, pihaknya saat ini terus melakukan perbaikan terhadap fasilitas pelayanan publik di Polres Prabumulih seperti pembangunan sarana, penyiapan ruang disabilitas, ruang bermain anak dan ruang untuk ibu menyusui.

"Kami juga telah memberikan standar persyaratan, mekanisme, harga dan prosedur dalam rangka pelayanan publik. Jadi masyarakat betul-betul mengetahui bagaimana cara membuat SKCK, membuat laporan pengaduan atau kehilangan dan pembuatan SIM," katanya seraya mengatakan itu merupakan komitmen pihaknya untuk menciptakan polres Prabumulih menuju wilayah bebas korupsi.

Tito menuturkan, untuk pembuatan SKCK datang langsung tidak hanya bisa melayani ke rumah-rumah masyarakat tapi juga bisa ke organisasi, komunitas maupun instansi pemerintah atau swasta namun harus mengajukan surat disebabkan pihaknya harus mengatur waktu karena penerbitan SKCK harus dicek lebih dulu ke database apakah pembuat ada catatan atau tidak.

"Kita memberikan pelayanan sama ke warga, namun kita juga bisa melayani ke organisasi atau lainnya misal sekarang lagi ramai partai-partai untuk pengurusan berkas calon legislatif kita bisa datang tapi tentu dengan permintaan resmi, untuk biaya tetap Rp 30 ribu untuk pembuatan SKCK," bebernya.

Lebih lanjut Tito menambahkan, pihaknya berharap seluruh masyarakat termasuk wartawan mengontrol kinerja seluruh jajarannya dengan mengadukan jika kualitas pelayanan tidak baik maupun adanya pungutan liar.

"Untuk pengaduan masyarakat tentu bisa menghubungi langsung ke nomor telpon dan nomor pesan singkat (SMS) sekaligus nomor WhatApp pelayanan petugas yang siap melayani masyarakat langsung ke 081389110110. Sedangkan untuk Call Centre terkait kejadian dan situasi darurat langsung hubungi ke 110 dari handphone yang akan terhubung ke Polres kita ini," pintanya. 

Penulis: Edison
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help