Berita Prabumulih

Selesai Dibangun Rusunawa Prabumulih Tak Kunjung Difungsikan

Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang terletak di Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih komplek Islamic Center tak kunjung difungsikan.

Selesai Dibangun Rusunawa Prabumulih Tak Kunjung Difungsikan
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON BASTARI
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang terletak di Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih komplek Islamic Center tak kunjung difungsikan. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Setelah gedung Pasar Tradisional Modern (PTM 2) tidak ada kejelasan kapan akan ditempati, giliran Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang terletak di Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih komplek Islamic Center tak kunjung difungsikan.

Padahal berdasarkan pantauan Tribunsumsel.com, bangunan atau gedung lima lantai yang dibangun menggunakan dana APBN oleh kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat tersebut telah selesai.

Bahkan di dalam tiap ruangan Rusunawa itu telah dilengkapi tempat tidur dan kasur, lemari, meja dan kursi juga ada kamar mandi di tiap-tiap kamar.

Kondisi belum difungsikannya rusunawa tersebut disesalkan sejumlah warga khususnya warga tidak mampu di kota Prabumulih. Hal itu disebabkan sejak setahun terakhir warga telah menunggu kehadiran rumah susun sederhana sewa itu bisa dioperasionalkan, namun setelah selesai tidak kunjung ditempati.

"Kami sudah menunggu sejak 2017 dulu, katanya akan segera difungsikan dan biaya sewa akan murah tapi sampai saat ini tidak ada kabar," ungkap Mulyono, satu diantara warga Kelurahan Gunung Ibul ketika dibincangi wartawan, Jumat (6/7/2018).

Menurut Mulyono, jika rusunawa difungsikan tentu pihaknya yang sebelumnya telah terdata bisa menyewa dan memiliki tempat tinggal di lokasi itu. "Karena kita ini orang tidak mampu, tidak ada lagi sekarang ini sewa rumah dibawah Rp 4 juta kalau ada rusunawa mungkin bisa lebih murah, biaya sewa yang mahal bisa kita tabung untuk beli tanah," bebernya.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Prabumulih, Elman ST mengaku pihaknya belum bisa memfungsikan rusunawa karena statusnya masih milik Kementerian dan belum dilakukan serah terima.

"Kita belum bisa memfungsikan karena belum serah terima, kami baru dapat undangan aset Rusunawa baru akan diserahkan pada 19 Juli mendatang," ujarnya.

Elman mengatakan, untuk menjaga barang-barang di rusunawa agar tidak hilang dicuri, sejak lama telah dijaga petugas keamanan yang mendapat surat keputusan langsung dari Walikota. "Ada petugas keamanan yang menjaga untuk menghindari barang di bangunan hilang dicuri, namun untuk keamanan bukan wewenang kami," katanya.

Untuk diketahui, proyek Rusunawa tersebut merupakan bantuan dari Kementerian PUPR dengan kucuran dana Rp19 miliar dan dilakukan Groud Breaking sejak 2 Agustus 2016 lalu dan dibangun diatas lahan 1 Ha di komplek Islamic Center.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help