Berita Ogan Ilir

Muara Kuang OI Jadi "Master Plan" Pengembangan Kawasan Agropolitan

Guna memajukan potensi daerah yang dimiliki, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten

Muara Kuang OI Jadi
Sripoku.com/Beri Supriyadi
Salah satu hasil perkebunan berupa jeruk di Desa Tanabang Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir yang siap dipasarkan. Pemerintah setempat mulai merencanakan pengembangan kawasan transmigrasi di Desa Muara Kuang untuk dikembangkan menjadi kawasan Agropolitan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Guna memajukan potensi daerah yang dimiliki, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Ilir (OI) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melakukan tahapan perencanaan pengembangan kawasan transmigrasi di Kecamatan Muara Kuang Kabupaten OI.

Mengingat, kawasan transmigrasi pedesaan yang ada di Kecamatan Muara Kuang sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan Agropolitan atau pengembangan kawasan daerah melalui optimalisasi sumber daya Pertanian dan Perkebunan yang ada di kawasan Muara Kuang.

Jadi, apabila legalitasnya sudah ada dan sudah mulai berjalan tentu kawasan agropolitan yang rencananya akan dikembangkan tentu sangat bermanfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat sekitar yang sasaran utamanya adalah pangsa pasar hasil perkebunan dan pertanian.

Hal tersebut diungkapkan Kadisnakertrans Pemda Kabupaten OI Trisnopilhaq melalui Kabid Pengembangan Kawasan Transmigrasi Ahmad Saili, Kamis (5/7/2018) di ruang kerjanya.

Mengapa dipilihnya kawasan transmigrasi yang ada di pedesaan-pedesaan dalam Kecamatan Muara Kuang untuk dikembangkan menjadi kawasan Agropolitan.

Karena, menurut Kadisnakertrans Pemda Kabupaten OI, kawasan tersebut sudah ada master plan-nya. "Jadi tinggal kita kembangkan saja," jelas Trisno.

Ia menjelaskan, saat ini ada ratusan hektar lahan pertanian dan perkebunan yang ada di kawasan transmigrasi Kecamatan Muara Kuang. Apalagi lanjut Trisno, akses menuju Kabupaten OKU Timur di kawasan tersebut sudah dibuka.

Tentu saja, akan mempermudah bagi pelaku usaha untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menuju ke wilayah OKU Timur dari Muara Kuang.

"Kita fokuskan ke pengembangan kawasan Pertanian. Tentu saja ini, perlu adanya sinergitas baik antara Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, pihak Provinsi dan Pemerintah pusat," jelas Kadisnakertrans OI.

Ia menambahkan, sinergitas perencanaan pengembangan kawasan transmigrasi di Muara Kuang, beberapa waktu lalu sudah dipaparkan ke pihak Provinsi.

Hasilnya, pihak Provinsi sangat mendukung program pengembangan kawasan agropolitan di Muara Kuang.

"Data pengembangan kawasan agropolitan yang bersinergi sudah kita paparkan dan sudah kita usulkan ke pihak Provinsi. Program ini merupakan program perencanaan pembangunan jangka panjang. Karena kalau mengandalkan APBD tentu tidak sedikit.

Mudah-mudahan kedepan, ada legalitas dari pemerintah pusat untuk mengembangkan kawasan transmigrasi Agropolitan di Muara Kuang.

Ya, kita berharap apabila Kementerian sudah masuk, mudah-mudahan kawasan ini akan mulai berkembang," papar Kadisnakertrans OI seraya menyebut mengenai "master plan" yang bakal dikembangkan sudah tersedia. (Sripoku.com/Beri Supriyadi)

Baca:

Ojek Online Bakal Hadir di Prabumulih, Ojek Pangkalan Mulai Resah

Masalahkan Jumlah DPT Tak Sesuai, Garda Api Minta Pilkada Ulang di Pilwako Palembang

Timnas U-19 Hadapi Filipina di Piala AFF, Ingat Kiper Filipina ini yang Pernah Dibuat Menangis ini ?

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved