Berita Ogan Komering Ulu

23 Juli Pilkades Serentak di 12 Desa OKU Masih Pakai Cara Manual

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Ahmad Firdaus,

23 Juli Pilkades Serentak di 12 Desa OKU Masih Pakai Cara Manual
Tribunsumsel.com/Ari Wibowo
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Ahmad Firdaus, mengatakan, sebanyak 12 desa di 9 kecamatan yang ada di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang akan melasanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak.

"Pilkades serentak ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada 23 Juli 2018 mendatang," kata Firdaus saat dihubungi Tribun Sumsel, Selasa (3/7)

Sebelumnya ia menjelaskan Sistem pemilihan masih manual atau coblos, belum menggunakan sistem pemilihan elektronik atau Electronic Voting (e-Voting).

Di dalam Perda, ada dua sistem pemilihan. Ada coblos dan e-voting.

"Karena untuk melaksanakan pilkades dengan cara e-viting belum siap maka kita masih menggunakan sistem coblos," jelasnya beberapa waktu lalu.

Namun rencana berbeda pada pelaksanaan Pilkades di tahun 2020 nanti.

Rencananya pemilihan kades sudah memakai sistem e-voting.

"Pada 2020 nanti akan banyak dilaksanakan Pilkades. Datanya sekitar lebih kurang ada 75 desa yang tersebar di 13 kecamatan di OKU akan melaksanakan Pilkades," jelas Firdaus.

Sistem pemilihan akan menggunakan e-voting.

Sebab banyak keunggulan pemilihan kades dengan evoting ini, jika dibandingkan dengan pilkades sistem manual.

Diantaranya, kata Firdaus keunggulan e-voting ini, memudahkan jalanya pemilihan sehingga tidak memunculkan riak-riak ditengah masyarakat saat pemilihan atau setelah pemilihan.

Untuk proses penghitungan suara tidak terlalu lama, karena setelah dihitung, bisa langsung dilihat hasilnya.

Selain itu jika terjadi komplen maka panitia bisa menghitung ulang hasil pemilihan.

"Lebih dari itu, tidak melakukan percetakan kertas maupun pelipatan kertas. Proses penghitungan dan pemungutan suara juga cepat, transparan dan akuntabel."

"Selain itu juga memperkecil kemungkinan terjadinya kecurangan," katanya.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved