Berita Muratara

Warga Muaratara Heboh Usai Keramik Masjid Terkelupas Sendiri,Tokoh Masyarakat Ungkap Fakta Ini

Warga Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendadak heboh dan berdatangan ke

Warga Muaratara Heboh Usai Keramik Masjid Terkelupas Sendiri,Tokoh Masyarakat Ungkap Fakta Ini
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
Warga berdatangan untuk melihat keramik lantai masjid Baiturrahman di Keluraha Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara yang terkelupas sendiri secara tiba-tiba. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Farlin Addian 

TRIBUNSUMSEl.COM,MURATARA
-- Warga Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendadak heboh dan berdatangan ke masjid Baiturrahman Bingin Teluk.

Pasalnya, keramik lantai Masjid Baiturrahman terkelupas sendiri secara tiba-tiba, kejadian itu tentu membuat warga penasaran untuk melihat langsung apa yang sebenarnya terjadi.

Menurut warga, Endro menceritakan, terkelupasnya keramik lantai masjid tersebut pertama kali diketahui saat dirinya bersama warga yang lain melaksanakan sholat Subuh berjama'ah di masjid Baiturrahman.

"Jadi waktu kami sholat Subuh pagi tadi kami terkejut, awalnya cuma ada empat keping keramik yang menggelembung, terus paginya sampai siang, yang terkelupas bertambah banyak," ungkap Endro.

Ketua pengurus masjid Baiturrahman, Sidarman mengungkapkan, jumlah keramik yang terkelupas mencapai puluhan keping.

Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab dari terkelupasnya keramik tersebut.

"Kami belum tahu penyebabnya, kalau gempa bumi bukan, menurut warga karena lantai keramiknya menguap, ada juga yang bilang karena waktu memasang keramiknya kurang rapi, tapi itu pendapat warga," kata Sidarman.

Sementara, menurut H Yusuf, seorang tokoh masyarakat mengungkapkan, keramik lantai masjid yang terkelupas tersebut dipasang pada tahun 2004 atau sekitar 14 tahun yang lalu.

Sehingga kata Yusuf, dirinya tidak percaya kalau terkelupasnya keramik itu disebabkan oleh pemasangan keramik yang kurang rapi, mengingat waktunya sudah cukup lama.

"Kejadian ini menurut saya memang penuh tanda tanya, kalau keramiknya kurang rapi pastilah terkelupasnya dalam waktu dekat setelah dipasang, sedangkan ini sudah lama, kurang lebih 14 tahun yang lalu," katanya.

Sedangkan menurut salah seorang pekerja bangunan, Alex menjelaskan, dirinya sudah sering menemukan kejadian terkelupasnya keramik lantai, biasanya dikarenakan keramik dan dasar lantai tidak menyatu.

"Kejadian ini hal yang biasa, sudah banyak lantai keramik rumah yang terkelupas, biasanya kurang lengket, bisa juga karena kepanasan, menguap dari bawah, jadi keramiknya menggelembung," kata Alex.

Ia menyarankan agar seluruh keramik lantai masjid tersebut dibongkar, lalu dipasang kembali dengan baik.

"Sebagusnya keramiknya direndam dulu, terus pakai adukan semen murni yang basah bukan semen plaster, mudah-mudahan kuat," imbuhnya.

Tags
Muratara
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help