Berita Muratara

Penjualan Durian Mulai Marak di Pinggir Jalinsum di Muratara

Penjual buah durian mulai bermunculan di pinggir sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kecamatan Rupit

Penjualan Durian Mulai Marak di Pinggir Jalinsum di Muratara
Tribunsumsel.com/Farlin Addian
Penjualan Durian Mulai Marak di Pinggir Jalinsum di Muratara 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Penjual durian mulai bermunculan di pinggir sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Eko (35) warga setempat seorang penjual durian mengatakan durian merupakan buah musiman yang berhasil panen satu tahun dua kali bahkan hanya satu kali.

"Tengah susahnya perekonomian saat ini, hasil jual buah durian sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari hari," kata Eko.

Kesempatan emas ini dimanfaatkannya karena memiliki kebun durian sendiri sehingga bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak dibandingkan penjual yang membeli buah dari pemilin kebun lainnya.

Disampaikannya, pembeli mulai ramai namun kadang buah durian cepat habis apalagi saat ini stok dari batangnya jatuh masih sedikit karena baru baru matang.

"Kalau sekitar dua Minggu lagi mungkin mulai banyak buah berjatuhan," katanya.

Menurutnya, dalam sehari pernah menghasilkan uang dari penjualan buah durian sebesar Rp 300 ribu karena banyak pengendara dari luar daerah yang membelinya bahkan diborong semua.

"Satu buah durian saya jual berpariasi dari seharga Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu, kalau borong banyak pasti saya berikan harga lebih murah," katanya.

Sementara itu, Asri seorang pembeli mengaku sudah lama tidak mencicipi manisnya buah durian ini,

karena buah musiman ini hanya berbuah satu tahun sekali, sehingga melihat banyak oenjual durian dipinggir jalan sangat menggugah selera.

"Saya sangat senang makan buah durian, apalagi isinya berwana kekuningan yang disebut durian tembaga, karena rasanya sangat enak," katanya.
Menurut dia,

biasanya kalau musim buah durian memang banyak waega yang berjualan dipinggir Jalinsum seperti ini, tapi disini masih jarang mungkin karena buah durian baru baru matang.

Baca:

Pilwako Lubuklinggau, 40 Ribu Warga Lubuklinggau Golput

Meski Ongkos Naik 100 Persen, Bandara Atung Bungsu Pagaralam Masih Tetap Ramai

Pilkada Sumsel, Bukan Hasil Quick Count Masyarakat Harus Percayai Penghitungan dari KPU Sumsel

Penulis: Farlin Addian
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved