Partai politik

Dipecat PKS, Fahri Hamzah Blak-blakan Jawab ke Mana Akan Bergabung, Demokrat atau PAN?

Mulanya, seorang netizen dengan akun @Ardi22M menanyakan keinginan fahri untuk bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN)

Dipecat PKS, Fahri Hamzah Blak-blakan Jawab ke Mana Akan Bergabung, Demokrat atau PAN?
Tribunnews.com/ Ferdinand Waskita
Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/4/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM-Ke partai mana wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah akan bergabung ? Akhinya Fahri Jamzah menjawab pertanyaan seorang netizen terkait keinginannya untuk bergabung di sebuah partai.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @Fahrihamzah yang ia tuliskan pada Senin (25/6/2018).

Mulanya, seorang netizen dengan akun @Ardi22M menanyakan keinginan fahri untuk bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, atau partai Demokrat.

 "Sebenarnya anda pak @Fahrihamzah mau ke @Gerindra ,PAN apa @PDemokrat?" tulis akun @Ardi22M.

 Kemenangan Erdogan, Fahri Hamzah: Semoga Indonesia Mengambil Hikmahnya

 

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Fahri lantas menjawab bahwa ia ingin memperbaiki PKS sampai bagus dan mengkilat.

"Saya mau memperbaiki PKS sampai bagus dan mengkilat," tulis Fahri Hamzah.

Diketahui sebelumnya, DPP Partai Keadilan Sejahtera menerbitkan Surat Keputusan Nomor 463/SKEP/DPP-PKS/1437 tertanggal 1 April 2016, terkait pemecatan Fahri Hamzah.

Surat tersebut dikeluarkan untuk menindaklanjuti putusan Majelis Tahkim atau mahkamah partai tersebut pada 11 Maret 2016.

Dalam penjelasannya, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, Fahri Hamzah sebelumnya telah dipanggil Dewan Pimpinan Tingkat Pusat PKS pada 1 September 2015.

Selain dirinya dan Fahri, pertemuan itu juga diikuti pimpinan Majelis Syuro PKS.

Dalam pertemuan, Ketua Majelis Syuro menyampaikan arahan kepada Fahri agar ia menjaga kedisiplinan dan kesantunan dalam setiap kali menyampaikan pendapat ke publik. Hal itu diingatkan untuk menghindari munculnya kontroversi dan stigma negatif publik terhadap partai.

Halaman
1234
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help