Berita Muratara

Warga Dibuat Was-was, Ada Tiang Listrik PLN di Muratara Terancam Jatuh ke Sungai

Sejumlah tiang kabel jaringan listrik milik PT PLN (Persero) diwilayah Desa Mandi Angin,

Warga Dibuat Was-was, Ada Tiang Listrik PLN di Muratara Terancam Jatuh ke Sungai
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
TRIBUNSUMSEL.COM,MURATARA-- Sejumlah tiang kabel jaringan listrik milik PT PLN (Persero) diwilayah Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara terancam tergerus kesungai Rawas, 
 
Menurut warga setempat, Andri Sasrifai (29) yang mengatakan bahwa sebenarnya ada dua tiang listrik yang terancam tergerus kesungai karena keberadaannya cukup dekat dengan tebing bibir sungai. 
 
"Dulunya jaraknya cukup jauh dari sungai, karena tebing sungai terjadi longsor terus menurus, apalagi saat subgai naik sehingga tidak menutup kemungkinan tiang listrik ikut tergerus, apalagi jaraknya saat ini hanya 1 meter dari bibir sungai," jelasnya. 
 
Dijelaskannya, yangvmenjadi kekhawatiran masyarakat bukan karena tiang listriknya yang tergerus kesungai yakni dampaknya kepada masyarakat karena jika benar terjadi secara mendadak tiang tersebut jatuh kesungai, pemukiman waega menuju Rawas Ilir tidak ada listrik.
 
Bukan hanya itu, lanjutnya hal ini juga bisa berdampak pada korsleting listrik yang bisa membakar pemukiman padat penduduk.
 
"Jadi, kita berharap kepada penerintah supaya mencari jalan keluar permasalahan ini supaya tiang listrik yang terancam jatuh kesungai bisa dipindahkan demi keselamatan masyarakat banyak," ungkapnya. 
 
Sementara itu, Kades Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, Sipirli mengatakan mengenai keberadaan tiang listrik yang semakin dekat dengan bibir sungai pihaknya telah menerima keluhan tersebut dari warganya.
 
"Keberadaan tiang listrik tersebut daerah perbatasan antara Desa Mandi Angin, kecamatan Kecamatan Rawas Ilir dengan Kecamatan Karang Dapo," katanya.
Disampaikannya, yang menjadi kekhawatiran masyarakanya bukan karena terancam jatuhnya tidak tersebut kesungai melainkan dampak selanjutnya dan kondisi jalan juga memprihatinkan.
"Memang benar, jika tiang tersebut jatuh kesungai tidak menutup kemungkinan jalan juga ikut tergerus karena jarak antara tiang listrik dengan jalan ke bibir sungai sekitar 2 meter lagi," ungkapnya. 
 
Mengenai hal ini, lanjut Sipirli pihaknya akan melaporkannya ke pemerintah kabupaten supaya mencari solusi agar tiang tersebut dipindahkan atau tebing sungai dipasang talut.
Penulis: Farlin Addian
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved