Berita PALI

Pasca Lebaran Harga Cabai Merah Melonjak Naik di Kota PALI

asca lebaran sejumlah bahan pokok di sejumlah pasar yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan

Pasca Lebaran Harga Cabai Merah Melonjak Naik di Kota PALI
TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
TRIBUNSUMSEL.COM,PALI-Pasca lebaran  sejumlah bahan pokok di sejumlah pasar yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan masih tinggi. 
 
Seperti halnya harga cabe merah yang mencapai Rp 60 ribu  /kg atau naik 50 persen dari harga sebelumnya, serta daging ayam potong yang tak kunjung menurun masih berada diangka Rp 35 ribu sampai Rp 38 ribu/kg.
 
Kondisi  ini membuat warga mengeluh, sebab biasanya apabila lebaran lewat lima hari, harga pangan kembali normal. Namun, kenyataannya, malah semakin tinggi. 
 
"Saat jelang lebaran, harga cabe tak lebih dari Rp 40 ribu/kg, tapi setelah lebaran malah naik menjadi Rp 60 ribu perkilogram. Begitu juga harga daging ayam dan sayuran," keluh Yani satu diantara warga Talang Ubi, yang belanja di Pasar Inpres Pendopo, Kamis(21/6/2018).
 
 
 
Kenaikan harga cabe merah diakui Sumiyati, pedagang di pasar kalangan tersebut. Penyebabnya menurut dia bahwa akibat pasokan sedikit sementara permintaan banyak. 
 
"Mungkin masih lebaran, petani cabe belum memanen hasil kebunnya. Kami juga menerima dari pengepul sudah mahal, jadinya kami naikan harga," kata Sumiyati.
 
Sekretaris Dinas Perdagangan PALI,  Razulik mengatakan  kenaikan harga cabe memang terjadi di sejumlah pasar dengan beragam. Dia menjelaskan, kenaikan harga cabe dikarenakan masih dalam suasana lebaran.
 
"Pedagang masih jarang dan juga petani masih banyak yang belum memanen, makanya pasokan sedikit sementara kebutuhan masyarakat tinggi menjadikan harga naik," jelas Razulik.
Penulis: Ari Wibowo
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help