Berita Palembang

Dalam Waktu 5 Jam, Alumni SMPN 15 Palembang Pecahkan Rekor Muri Pempek Lenggang, Panjangnya Segini

para alumni SMPN 15 Palembang berhasil memecahkan rekor Muri Indonesia yakni pempek lenggang terbesar.

Dalam Waktu 5 Jam, Alumni SMPN 15 Palembang Pecahkan Rekor Muri Pempek Lenggang, Panjangnya Segini
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Masih dalam momen idul fitri, para alumni SMPN 15 Palembang berhasil memecahkan rekor muri dunia Indonesia yakni pempek lenggang terbesar. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Masih dalam momen idul fitri, para alumni SMPN 15 Palembang berhasil memecahkan rekor Muri Indonesia yakni pempek lenggang terbesar.

Devi, ketua panitia pemecah rekor muri mengatakan pembuatan pempek lenggang dengan panjang 4 meter, lebar 2 meter dan tebal 15,5 centi meter ini memakan waktu lima jam.

"Kami melakukan pemasakan ini sejak pukul 6 pagi hingga pukul 11 siang. Alhamdulilah pempek lenggang ini matang dengan sempurna," ujarnya disela kegiatan, Senin (18/6/2018).

Ia mengatakan proses pembuatan ini melibatkan 36 orang yang dilakukan secara gotong royong.

"Semua yang mengejarkan ini adalah para alumni dari berbagai lintas profesi tapi tak ada satu pun yang chef alias koki," jelasnya.

Pempek lenggang ini dimasak dalam tiga lapisan dan dalam setiap lapisan ini memerlukan waktu hingga 1 jam lebih.

"Kita pakai arang sebanyak 100 karung yang kita letakkan diatas dan dibawah oven atau panggang besar ini," tegas dia.

Selain itu, bahak yang dihabiskan yakni sebanyak 1,2 ton atau 1200 kilo telur ayam, 170 kilo ikan gabus, 170 kilo tepung kanji, 15 bungkus garam, 14 kilo gula pasir, 100 karung arang, dan puluhan lembar daun pelepah pisang kepok.

"Persiapan ini sudah kita lakukan selama dua bulan. Dan sempat kendala karena kita melalukan uji coba beberapa kali dan akhirnya bisa dilakukan sampai berhasil seperti saat ini," bebernya.

Nantinya, pempek lenggang ini akan dibagikan dan juga dihidangkan saat acara reuni akbar yang berlangsung besok di Hotel Horison Ultima Palembang.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help