Destinasi Wisata "Air Anak Tak Berikan", Diserbu Pengunjung

Pemandangan wisata yang masih alami tersebut menjadi bulan-bulanan pengunjung sekitar dimulai dari remaja hingga orang dewasa.

Destinasi Wisata
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Wisata Air Anak Tak Berikan : Wisata kekinian yang berada di Desa Simpang Campang, tampak sejumlah remaja mengunjungi lokasi, Sabtu (16/6/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA--Dihari ke-2 Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, sejumlah warga memilih berkunjung ke tempat wisata terdekat yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

Terlihat pantauan Sripoku.com, dilokasi wisata Air Anak Tak Berikan atau biasa disebut pengunjung Air Irigasi Campang pada Sabtu (16/6/2018) siang, terlihat sejumlah pengunjung datang dari daerah setempat atau Desa-Desa tetangga di wilayah sekitar.

Air terjun yang tepatnya berada di Desa Simpang Campang Kecamatan Kisam Ilir lebih diminati karena lokasinya yang hanya tergolong dekat yang hanya berjarak lebih kurang 3 Kilometer dari Desa Simpang Campang.

Pemandangan wisata yang masih alami tersebut menjadi bulan-bulanan pengunjung sekitar dimulai dari remaja hingga orang dewasa ikut menikmati wisata tersebut.

Salah seorang penjaga parkiran Ari yang merupakan warga setempat mengatakan dihari H+2 dari pagi hingga siang lebih kurang 100 orang berdatangan silih berganti.

"Telah datang lebih kurang berkisar ratusan anak remaja akan tetapi juga beberapa di datangi oleh orang dewasa,"kata Dia.

Wisata Air Anak Tak Berikan : Wisata kekinian yang berada di Desa Simpang Campang, tampak sejumlah remaja mengunjungi lokasi, Sabtu (16/6/2018).
Wisata Air Anak Tak Berikan : Wisata kekinian yang berada di Desa Simpang Campang, tampak sejumlah remaja mengunjungi lokasi, Sabtu (16/6/2018). (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)

Dikatakannya hampir semua pengunjung yang mendatangi lokasi berasal dari Desa tetangga di Kecamatan setempat.

"Untuk pengunjung rata-rata berasal dari Desa tetangga kemungkinan beberapa hari kedepan dikunjungi dari pengunjung dari luar daerah,"tambah Ari.

Sementara itu salah seorang remaja, Elven yang mengaku dari Desa Pius bersama kelima rekannya mengatakan mengunjungi wisata setempat karena jarak tempuh yang dekat.

"Karena baru hari kedua hari raya, kita lebih memilih wisata yang berlokasi tidak jauh, sehingga tidak membutuhkan persiapan yang matang,"tutur Elven.

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved