Bentrok Massa Pendukung di Empat Lawang, Tiga Petinggi Sumsel Kunjungi Lokasi

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sangat menyayangkan terjadinya bentrok

Bentrok Massa Pendukung di Empat Lawang, Tiga Petinggi Sumsel Kunjungi Lokasi
Pemprov Sumsel
Bentrok Massa Pendukung di Empat Lawang, Tiga Petinggi Sumsel Kunjungi Lokasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sangat menyayangkan terjadinya bentrok antar massa pendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Empat Lawang sekira pukul 16.00 Wib, Selasa (12/6/2018).

Diapun meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Seperti diketahui, telah terjadi bentrok yang diduga bermula saat paslon nomor urut 1 H David Hardiyanto-H Eduar Kohar akan berkampanye di Desa Simpang Perigi, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.

Rombongan terhenti di Desa Padang Tepong, lantaran mendapat informasi mereka akan dihadang massa paslon nomor urut 2, timses pasangan Joncik Muhammad- Yulius Maulana saat itu hendak mengadakan acara buka puasa bersama.

Saat dihadang itulah, kedua kubu pendukung semakin memanas dan beberapa orang dari massa pendukung nomor 1 akhirnya melepaskan tembakan. Belum diketahui motifnya tiba-tiba kedua timses Paslon tersebut terlibat bentrok.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengimbau agar masyarakat tetap tenang.

Jangan terprovokasi oleh hal yang simpang siur serta mempercayakan penyelesaian kasus terhadap kepolisian.

"Polisi pasti menangkap tersangka, cepat atau lambat.

Lebih baik menyerahkan diri secepatnya. Saya imbau masyarakat agar menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan masing-masing," ujar Alex Noerdin saat mengunjungi lokasi kejadian bentrok antarmassa pendukung calon bupati Empatlawang di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (13/6/2018).

Gubernur Sumsel Alex Noerdin hadir langsung di lokasi kejadian bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto.

Halaman
12
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help