Gojek Liga 1

PSMS Medan Pecat 2 Asisten Djadjang Nurdjaman, Pengurus Ungkap Alasannya

“Kami harus lihat letak kekurangannya. Kalau saya lihat, stamina pemain menurun. Nah, Yoyok itu tak bisa

PSMS Medan Pecat 2 Asisten Djadjang Nurdjaman, Pengurus Ungkap Alasannya
ABDI PANJAITAN/BOLASPORT.COM
Asisten pelatih, Yusuf Prasetyo, saat memimpin latihan terakhir PSMS Medan, Kamis (12/4) sore di Stadion Kebun Bunga menjelang keberangkatan ke Magelang menghadapi PSIS Semarang. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Soal pemecatan dua asisten Djadjang Nurdjaman, Muhammad Yusuf Prasetyo alias Yoyok dan Suwanda, begini jawaban pengurus PSMS Medan.

Manajemen menilai keduanya tak memiliki kontribusi penting bagi kemajuan tim.

“Bukan tidak ada koordinasi dengan beliau (Djadjang Nurdjaman, red). Kami dipanggil rapat oleh pembina, sementara Djadjang sudah pulang tanpa ada izin dengan manajemen,” ujar Dodi Taher, CEO PSMS Medan, kepada BolaSport.com.

Demi menyelamatkan PSMS Medan dari zona degradasi, Dodi merasa harus hadir dalam rapat dengan pembina.

“Kami harus lihat letak kekurangannya. Kalau saya lihat, stamina pemain menurun. Nah, Yoyok itu tak bisa juga memberikan masukan-masukan yang positif bagi Djadjang. Akhirnya kami masukan Suharto AD,” ucap Dodi.

Pada tengah pekan lalu, PSMS memang memutuskan memberhentikan kedua asisten Djanur tersebut. 

Masalah membesar saat sang pelatih ternyata tak tahu-menahu soal pemberhentian Yoyok dan Wanda. 

Kehadiran Suharto AD pun diharapkan mampu memberikan input bagus untuk komposisi skuat PSMS di putaran kedua.

“Biar bisa diskusi dengan Djadjang. Tidak ada tujuan negatif, ini hanya untuk kebaikan PSMS,” kata Dodi.

Sementara itu di tanggal 21 Juni 2018 PSMS Medan diprediksi bakal kedatangan 6 pemain, 2 di antaranya pemain asing.

“Mereka akan menjalani trial lebih dahulu,” kata Dodi.

Editor: Muhamad Edward
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved