Berita Palembang

Arcandra Tahar Berikan Tausiah Pada Alumni IKA UNSRI, Ini Isinya

Tak banyak yang tahu saat ini, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar tengah aktif atau telah beberapa kali

Arcandra Tahar Berikan Tausiah Pada Alumni IKA UNSRI, Ini Isinya
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Tak banyak yang tahu saat ini, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar tengah aktif atau telah beberapa kali memberikan tausiah atau ceramah.

Kali ini, Mantan Menteri ESDM ini memberikan tausiah kepada ratusan alumni IKA Unsri yang berlangsung di Ballroom Hotel Arista Palembang, Sabtu (9/6/2018).

Menggunakan pakaian koko berwarna putih, celana hitam dan peci hitam. Arcandra memberikan tausiahnya dengan penyampaian yang cukup jenaka.

Terima kasih atas undangannya. Tapi saya mau bilang ke Pak Ketua IKA kalau saya ini gak masuk 200 list loh (200 list ustad kemenag,red) ," ujarnya disambut tawa hangat oleh para tamu yang hadir.

"Tapi saya akan minta kepada Pak Menteri Agama tapi susah juga ya kalau saya yang minta. Bagaimana kalau pak ketua IKA saja," katanya disambut tepuk tangan dan tawa hangat dari penonton lagi.

" Saya juga dengar di televisi kalau Wapres mengatakan butuh 300 ribu dai lagi. Saya jadi takut nanti saya akan dipindahkan juga," ujarnya bergurau.

Dalam tausiahnya, Arcandra mengatakan tentang ilmu, berlaku adil dan kesombongan. "Saya ingin berbagi pengalaman. Sewaktu saya muda saya mendapatkan kesempatan training di Amerika," ujarnya.

"Hal yang pertama yang menjadi pertanyaan bagaimana saya salat di pesawat, kiblatnya dan lainnya," jelasnya.

Ia mengatakan pengalaman ia di Amerika memiliki makna berbeda tentang shalat.

"Bahasa Inggrisnya Salat kita tahu pray tapi ketika saya tanya mereka bilang kalau mau pray (doa) bisa dimana saja."

"Ini artinya ada pemahaman berbeda. Lantas saya buka peta dan saya mencari sendiri arah kiblat," ungkap dia.

Arcandra mengingatkan untuk manusia agar dapat berlaku adil dan jangan sombong.

"Kenapa manusia tidak boleh sombong? Karena ilmumanusia terbatas , pengetahuannya terbatas. Karena itu janganlah sombong karena Allah tak suka manusia yang sombong," bebernya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved