Berita Prabumulih

Tak Punya Uang Untuk Lebaran, 2 Pemuda di Prabumulih Ini Nekat Curi Sarang Walet

Lantaran bingung tak memiliki uang untuk keperluan menyambut lebaran, dua orang pria bernama

Tak Punya Uang Untuk Lebaran, 2 Pemuda di Prabumulih Ini Nekat Curi Sarang Walet
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Tak Punya Uang Untuk Lebaran, 2 Pemuda di Prabumulih Nekat Curi Sarang Walet 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Lantaran bingung tak memiliki uang untuk keperluan menyambut lebaran, dua orang pria bernama Alexander (27) warga Jalan Nusa Kelurahan Gunung Ibul dan Hendridinata (44) warga Jalan Arimbi Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur, nekat mencuri sarang walet milik Franseda (38) warga Jalan Tenggamus Kelurahan Muaradua.

Malangnya, ketika sedang mencuri sarang burung walet yang ada diruko korban di jalan prof M Yamin Kelurahan Pasar II, keduanya diporgoki masaa dan anggota Satreskrim polres Prabumulih.

Beruntung petugas sigap dan mengamankan dua pelaku sehingga tidak menjadi korban amukan warga yang kesal dengan ulah keduanya. Dua pelaku kemudian di gelandang ke sel tahanan Mapolres Prabumulih.

Dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa, karung berisi sarang walet seberat 1/2 kilogram, senter, besi skrap, tas ransel, jangkar beserta tali sepanjang 15 meter dan sebilah senjata tajam.

Berdasarkan informasi dihimpun, penangkapan terhadap kedua pelaku bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan ada aksi pencurian di sebuah ruko di kawasan pasar. Mendapat laporan itu, anggota Satreskrim polres Prabumulih langsung meluncur ke lokasi yang dilaporkan.

Setelah tiba di lokasi kejadian, para petugas mendapati warga telah mengepung ruko yang didalamnya masih ada kedua pelaku. Selanjutnya, petugas langsung masuk kedalam dan menangkap Alexander dan Hendri yang tengah bersembunyi di satu ruangan dalam ruko.

"Keduanya berhasil kita tangkap saat sedang beraksi," ujar Kasatreskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto SH kepada wartawan, seraya mengatakan kedua tersangka langsung digelandang ke mapolres guna menghindari aksi amuk massa.

Kasat Reskrim mengatakan, atas perbuatan tersebut keduanya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara," tegasnya.

Sementara, kedua pelaku mengaku nekat mencuri sarang burung walet lantaran tak punya uang untuk keperluan lebaran yang tinggal beberapa hari lagi. "Sebenarnya iseng bae pak, karena tak ada uang lalu kami sepakat maling walet," ungkap tersangka.

Kedua pelaku mengakui jika masuk ke dalam ruko dengan cara memanjat menggunakan tali yang telah dipasang jangkar diujungnya. "Kami manjat pakai tali, sudah itu langsung ngambek sarang walet yang nempel diatap," katanya. (eds)

Penulis: Edison
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help