Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Musi-2018, Gubernur Sumsel Ingatkan Empat Potensi Kerawanan

Guna mengantisipasi keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, pihak Kepolisasian, TNI,

Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Musi-2018, Gubernur Sumsel Ingatkan Empat Potensi Kerawanan
PEMPROV SUMSEL
Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Musi-2018, Gubernur Sumsel Ingatkan Empat Potensi Kerawanan 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Guna mengantisipasi keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, pihak Kepolisasian, TNI, Dishub, Pol PP dan Dinas terkait melaksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi- 2018.

Upacara yang berlangsung di Lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Rabu (6/6) dipimpin langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Sebelum memulai sambutan, Gubernur Alex Noerdin bersama para FKPD Provinsi Sumsel mengecek seluruh barisan apel.

Baca: Tak Mau Disebut Artis Bangkrut,Biliy Syaphutra Pamer 2 Mobil Mewah,Sindiran Keras Kriss Hatta!

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Gubernur Alex Noerdin bahwa sebagai salah satu operasi kepolisian terpusat, Operasi Ketupat Tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda jajaran selama 18 hari mulai tanggal 7 ssmpai 24 Juni 2018.

Operasi ini melibatkan sebanyak 173.397 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholder terkait dan elemen masyarakat lainnya.

Baca: Posting Foto Bareng Femmy Permatasari. Wajah Roy Kiyoshi Jadi Sorotan Netizen,Lancip!

Rencana operasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017 disertai analisa potensi gangguan kamtibmas di tahun 2018.

Sehingga pada pelaksanaan operasi tahun ini, setidaknya terdapat 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama.

Potensi kerawanan pertama, kata Alex adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

Baca: Rilis Single Pertama Berjudul Jangan ,Yuk Dengeri Suara Khas Eks Indonesia Idol Marion Jola !

Pada tahun 2017 secara umumm stabilitas harga pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan bahan pangan.

Hal itu dapat diwujudkan berkat kerjasama dari semua instansi terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), maupun Satgas Pangan Polri.

Halaman
123
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help