Berita Palembang

Tongkang Tabrak Pilar Jembatan Ogan Palembang Hingga Retak, Penabrak Harus Perbaiki Kerusakan

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Pol Air Polda Sumsel

Tongkang Tabrak Pilar Jembatan Ogan Palembang Hingga Retak, Penabrak Harus Perbaiki Kerusakan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Tampak retak di beton pondasi jembatan Ogan Kertapati setelah ditabrak tongkang BB 01 yang ditarik tugboat Jangkat, Rabu (6/6). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Pol Air Polda Sumsel dan Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Sumsel masih melakukan investigasi kasus tugboat tabrak Jembatan Ogan, Rabu (6/6/2018) sore.

“Kecelakaan ini kita masih tangani bersama pihak terkait mengapa bisa terjadinya kecelakaan dan juga menunggu hasil dari penyelidikan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Nelson Firdaus kepada Sripoku.com, Kamis (7/6/2018).

 Jika hasil dari penyelidikan kecelakaan tersebut terungkap, lanjut Nelson, pelaku harus bertanggung jawab mengganti kerusakan sesuai dengan peraturan yang ada.

“Iya, menunggu hasilnya dulu dari penyelidikan. Yang pastinya penabrak itu wajib memperbaiki kerusakan jembatan dan rumah yang rusak akibat tabrakan itu,” jelasnya.

Nelson menjelaskan, kecelakaan kapal tongkang tersebut menabrak pilar Jembatan Ogan tujuan dari perairan Palembang melakukan bongkar material tiang pancang dari Pt Waskita Karya untuk pembangunan jalan tol.

“Akibat kecelakaan kapal tongkang itu itu terjadi keretakan di pilar jembatan,” katanya.

Setelah kecelakaan tersebut, Dishub kota Palembang dan Satlantas Polresta Palembang langsung melakukan penutupan sementara pada jalur Jembatan Ogan.

“Langsung dialihkan ke jembatan Ogan Baru dengan sistem buka tutup jalan. Intinya lalu lintas tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasca kecelakaan kapal tongkang tersebut sudah dievakuasi di sekitar Jembatan Musi 2 sehingga tidak menghambat lalu lintas di Sungai Musi.



Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help