Berita OKU Selatan

Menunggak Bayar Jasa Videoshooting Sampai Rp 1 Juta, Disparbud OKUS Jadi Perbincangan

Diduga nunggak membayar jasa liputan video shooting sejak dua tahun teralhir Dinas Pariwisata Kabupaten

Menunggak Bayar Jasa Videoshooting Sampai Rp 1 Juta, Disparbud OKUS Jadi Perbincangan
Kolase Tribunsumsel.com
Menunggak Bayar Jasa Videoshooting Sampai Rp 1 Juta, Disparbud OKUS Jadi Perbincangan 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA -- Diduga nunggak membayar jasa liputan video shooting sejak dua tahun teralhir Dinas Pariwisata Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan viral menjadi perbincangan di sosial media dan grup percakapan via Whatsap, Kamis (7/6/2018).

Baca: 460 Lembar Surat Suara Pilkada Lahat Ditemukan di Banyuasin

Diketahui bayaran jasa hanya berkisar Rp 1.000.000 (sejuta rupiah) selama 2 kali job pekerjaan shooting atau se-nilai Rp 500.000 setiap job yang tak kunjung dilunasi sejak tahun 2017 dengan berbagai macam alasan.

"Totalnya satu juta, sejak tahun 2017 lalu, ditanyakan pada yang bersangkutan tetapi selalu dijawab dengan bermacam alasan tanpa kepastian padahal hanya senilai Rp 1.000.000," ujar S (inisial) yang merupakan pihak yang merasa dirugikan.

Baca: LINK LIVE STREAMING Bhayangkara FC vs Madura United Malam Ini Kamis 7 Juni 2018 Pukul 20.30

Dikatakan S, padahal acara jasa video shooting tersebut merupakan acara yang tergolong kegiatan besar yakni saat acara Bujang Gadis tahun 2017 dan 2018,

namun hasil yang tidak memuaskan sehingga S naik pitam dengan mengunggah screen shoot percakapan WA pada uang bersangkutan.

Baca: JADWAL LIVE STREAMING Piala Dunia Rusia 14 Juni - 17 Juli 2018 di TransTV, Trans7 & KVision

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Darmawan Hakis, SE, MSi melalui Kabid SDM dan Kelembagaan Pariwisata Decky Warman saat dikonfirmasi mengatakan kalau dirinya tidak tahu menahu perihal tersebut.

"Kalau itu saya tidak tahu, itu urusannya sama pak Kadin," singkatnya. (sripoku.com/Alan Nopriansyah)

Baca: Besok Hari Laut Sedunia: Inilah 10 Fakta Laut Indonesia yang Jarang Diketahui

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help