Advertorial

SMK PPN Sembawa Akan Terima 160 Siswa Baru Untuk 4 Jurusan

Sebagai satu-satu sekolah Pertanian dibawah naungan Kementrian Pertanian di Sumsel, SMK Pertanian Pembangunan Negeri

SMK PPN Sembawa Akan Terima 160 Siswa Baru Untuk 4 Jurusan
Istimewa
SMK PPN Sembawa Akan Terima 160 Siswa Baru Untuk 4 Jurusan 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Sebagai satu-satu sekolah Pertanian dibawah naungan Kementrian Pertanian di Sumsel,

SMK Pertanian Pembangunan Negeri (SMK PPN) Sembawa Kabupaten Banyuasin kerap menjadi incaran siswa yang hendak sekolah di pertanian.

Baca: Jalan Poros Diperbaiki, Mudik Ke OKI Dipastikan Akan Lancar

Kini SMK PPN Sembawa akan menerima siswa baru tahun pembelajaran 2018/2019.

Rencananya akan menerima siswa baru sebanyak 160 orang terdiri dari 4 jurusan, yakni agribisnis tanaman pangan dan hortikultura (ATPH),

agribisnis tanaman perkebunan (ATP), agribisnis ternak unggas (ATU) dan teknologi pengolahan hasil pertanian (TPHP).

Baca: Polres Musi Rawas Musnahkan Ratusan Miras dan Belasan Jeriken Tuak

Pendaftaran dilakukan dua tahapan melalui jalur Penyaluran Minat Potensi Akademik (PMPA) dimulai 14 hingga 30 Mei 2018.

Sedangkan jalur umum mulai tanggal 14 Mei hingga 26 Juni 2018.

"Penerimaan siswa baru dilakukan serentak untuk tingkat SMK sederajat di Provinsi Sumatera Selatan, sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar Kepala SMK PPN Sembawa Ir. Mattobi’i, MP.

Baca: Video Ini Bongkar Kelakuan dan Watak Asli Hilda Vitria,Cinta Ke Billy Syahputra Palsu? Ngelus Dada

Penerimaan siswa baru tersebut akan ditempatkan di lima kelas untuk tahun pembelajaran 2018/2019, karena disesuaikan dengan jumlah lokal belajar yang tersedia saat ini

Lebih lanjut kata Mattobi'i peserta didik ini, dijaring melalui dua jalur pendaftaran PPDB, yakni melalui PMPA dan jalur tes akademik.

Baca: Pengikut Aliran Sesat di Mandailing Natal Bunuh Keluarga, ini 5 Penganut Setan Sadis di Dunia,

"Jika dilihat dari pendaftar tahun lalu biasanya pendaftar membludak," terangnya.

Untuk itu dalam seleksi ini akan berlangsung cukup ketat karena keterbatasan daya tampung yang ada.

"Dari dahulu kami sudah lakukan sistem seleksi ketat maklum pelamar banyak," ujarnya.

Baca: Masih Ingat Ida Iasha Model Bintal Sabun Lux Fenomenal? Begini Kehidupannya Sekarang,Wow

Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help