Berita Pagaralam

Polres Pagaralam Bersama SatPol PP Musnahkan Ribuan Miras & Petasan

Ribuan botol Minuman Keras (Miras) dan petasan jenis petasan cabe, Rabu (6/6/2018) dimusnakan oleh Polres Pagaralam.

Polres Pagaralam Bersama SatPol PP Musnahkan Ribuan Miras & Petasan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH dan Walikota Pagaralam, Musni Wijaya bersama Forkopimda saat memusnakan Barang Bukti (BB) Miras dan Petasan, Rabu (6/6/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Ribuan botol Minuman Keras (Miras) dan petasan jenis petasan cabe, Rabu (6/6/2018) dimusnakan oleh Polres Pagaralam.

Ribuan miras dan petasan tersebut merupakan hasil operasi selama ramadan yang dilalukan Polres Pagaralam bersama Sat Pol PP Pemkot Pagaralam.

Baca: Kasus Pelecehan Via Vallen Dianggap Remeh, Ernest Prakarsa Geram Hingga Tulis Kalimat Ini

Data yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 2000 botol Miras jenis vodca, bir, asoka, mansen, anggur merah, cap kunci.

Selain itu ada 2000 biji jenis petasan cabe yang juga dimusnakan.

Baca: Manajemen SFC Klaim Gaji Sudah Dibayarkan Jam 1 Siang

Pemusnahan BB miras dilakukan dengan cara dicampur dan ditumpahkan kedalam ember. Sedanglan petasan dimusnakan dengan cara disiram air.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH mengatakan, Polres Pagaralam bersama tim gabungan dari Pol PP sejak masuk bulan ramadan terus melalukan razia miras disejumlah toko dan gerobak disuruh wilayan Kota Pagaralam.

Baca: Ivan Gunawan Tiba-tiba Ngamuk Saat Produk Hijabnya Dikritik, Hingga Lontarkan Kalimat Ini, Waduh !

"Dari hasil razia yang kita lakukan tim berhasil mengamankan 2.000 botol miras berbagai jenia dan 2.000 biji petasan cabe. Semua BB ini kita musnakan bersama Forkopimda," katanya.

Giat yang dilakukan selama ramadan dilakukam Polres Pagaralam agar umat islam dapat lebih khusuk melakukan ibadah puasa selama ramadan.

Baca: Usaha Pempek Tak Berkembang dengan Modal Rp 18 Juta, Pria di Palembang Ini Pilih Jadi Bandar Narkoba

"Kita berusaha mencipatakan suasana aman dan nyaman selama ramadan ini.

Hal ini bertujuan agar selama ramadan umat muslim bisa dengan khusuk melaksanakan ibadah puasa tanpa ada gangguan dari suara petasan dan penyakit masyarakat," tegasnya. (sripoku.com/Wawan Septiawan)

Baca: Beredar Isu Walikota Prabumulih Richard Akan Mutasi Kepala Sekolah Jelang Lebaran

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help