Berita Palembang

Gubernur Alex Noerdin Blender Sabu Seharga Rp 5 M Bersama Kapolda dan Kapolresta Palembang

Gubernur Alex Noerdin Blender Sabu Seharga Rp 5 M Bersama Kapolda dan Kapolresta Palembang

Gubernur Alex Noerdin Blender Sabu Seharga Rp 5 M Bersama Kapolda dan Kapolresta Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Gubenur Sumsel, H Alex Noerdin didampingi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adi Negara ketika melakukan pemusnahan barang bukti sabu dan Ekstasi usai apel gelar pasukan operasi ketupat musi 2018, di BKB, Rabu (6/6/2018), 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Gubernur Alex Noerdin Blender Sabu Seharga Rp 5 M Bersama Kapolda dan Kapolresta Palembang

Gubenur Sumsel, H Alex Noerdin saat pemusnahan barang bukti narkotika yang diblender terdiri dari 13, 3 kg sabu senilai Rp5 milyar dan 983 butir pil ekstasi.

Diketahui hasil dari penangkapan 16 tersangka, 3 tersangka diantara meregang nyawa akibat berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

 "Saya tadi memblender empat kantong sabu, satu kantong nilainya hampir 1,2 miliar, jadi totalnya Rp 5 Miliar. Luar biasa Polda Sumsel dan Polresta Palembang," ungkapnya Alex Noerdin usai pemusnahan BB, Rabu (6/6/2018).

Lanjutnya, Palembang sudah termasuk tujuan pemasaran Narkotika semua jenis dari berbagai daerah dengan banyaknya tangkapan oleh kepolisian maupun BNN.

Ia mengatakan narkoba tetap menjadi musuh nomor satu masyarakat karena modus peredarannya kian beragam, namun tetap bisa dideteksi oleh aparat kepolisian.

"Terus kewaspadaan ekstra masyarakat dalam mengawasi lingkungan sekitar, jangan sampai keluarga menjadi korban ataupun pelaku peredaran narkoba," harapnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, para tersangka yang ditangkap ini berasal dari daerah Kendari, Surabaya dan Sumsel.

"Mereka menggunakan berbagai modus misalnya dengan memasukkan sabu-sabu ke dalam kemasan kopi bubuk," ungkap Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Jendral bintang dua ini juga mengatakan, narkotika yang dimusnahkan tersebut hasil pengembangan dari kasus penangkapan delapan tersangka di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada Maret 2018. 


Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved