Berita Muratara

Dalam Rangka Penyusunan Program Padat Karya, Ditjen PDT dan ILO Kunjungi Muratara

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menerima kunjungan dari Kementerian Desa

Dalam Rangka Penyusunan Program Padat Karya, Ditjen PDT dan ILO Kunjungi Muratara
Tribunsumsel.com/Farlin Addian
Dalam Rangka Penyusunan Program Padat Karya, Ditjen PDT dan ILO Kunjungi Muratara 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menerima kunjungan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Dalam hal ini Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembangunan Daerah Tertinggal bekerjasama dengan International Labor Organization (ILO) dalam rangka penyusunan program padat karya tunai daerah tertinggal.

Rombongan Ditjen PDT dan ILO diterima langsung Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat, Sekda, H Abdullah Makcik,

Kepala Bappeda, Erwin Syarif, Kepala DPMD-P3A, Firdaus dan Plt Kepala Disdik, Ratnawati di kediamanan Bupati Muratara di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Selasa (5/6/2018).

Kepala Bappeda Muratara, Erwin Syarif mengatakan, visitasi tim Ditjen PDT dan ILO tersebut dalam upaya mendukung program padat karya tunai.

Ditjen PDT melakukan fasilitasi pembangunan sarana prasarana pendidikan dan peningkatan kapasitas SDM untuk meningkatkan ekonomi masyarakat daerah tertinggal.

Karena itulah, mereka melakukan kunjungan ke lokasi yang terdapat kegiatan fasilitasi sarana prasarana pendidikan masyarakat daerah tertinggal atau saung terampil di Kabupaten Muratara.

"Tim Ditjen dan perwakilan ILO selain mengunjungi saung terampil Desa Terusan, juga meninjau beberapa sekolah, seperti SMPN Karang Jaya dan SMP Negeri 1 Nibung," terangnya.

Sementara Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat mengatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan kerja rombongan Ditjen PDT dan perwakilan ILO di Bumi Beselang Serundingan ini.

Bupati berharap, dengan kedatangan tim dari kementerian tersebut menjadi penyemangat bagi pembangun Kabupaten Muratara, sehingga Muratara bisa benar-benar lepas dari status daerah tertinggal.

"Alhamdulillah, bapak dari Ditjen PDT dan perwakilan ILO sudah melihat langsung kondisi daerah kita, mudah-mudahan kedepannya Muratara bukan lagi daerah tertinggal," imbuhnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help