Berita Palembang

Apartemen Sentraland Jakabaring Langsung Bisa Dihuni, Usai Asian Games

Apartemen Sentraland Jakabaring Langsung Bisa Dihuni, Usai Asian Games Apartemen Sentraland Jakabaring dipastikan dapat langsung huni

Apartemen Sentraland Jakabaring Langsung Bisa Dihuni, Usai Asian Games
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Maket Apartemen Sentraland Jakabaring. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Apartemen Sentraland Jakabaring Langsung Bisa Dihuni, Usai Asian Games

 Apartemen Sentraland Jakabaring dipastikan dapat langsung huni usai gelaran Asian Games 2018 atau pada September mendatang.

Namun pihak Perumnas selaku pengembang belum bisa memastikan apakah pemilik apertemen sudah bisa menempatinya sebab akan terlebih dahulu melakukan pengecekan menyeluruh pada seisi bangunan.

Upaya tersebut dilakukan agar jika terjadi kerusakan dapat segera dilakukan renovasi bangunan mengingat apartment tersebut sebelumnya digunakan sebagai wisma atlet.

 "Karena sebelumnya sudah dipakai oleh atlet Asian Games jadi kami  lakukan pengecekan kembali," ujar Manager Marketing Perumnas Palembang Ibrahim Tohla Rangkuti melalui stafnya Erga Pradika, Rabu (06/06/2018).

Perumnas menyediakan sebanyak 1200 unit apartemen yang terbagi tiga tower. Saat ini sudah terjual 950 unit dan unit terbanyak yang terjual yakni tipe dua kamar.

Erga menambahkan apartemen tersebut saat perhelatan Asian Games akan diisi dengan properti seperti tempat tidur, sofa, lemari dan perlengkapan lainnya yang akan dilengkapi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

"Nantinya saat diserahkan ke pemiliknya apartmen ini dalam kondisi kosong tanpa properti seperti perjanjian awal saat pembelian," tambah Erga.

Pemprov memberikan dua opsi terkait status kepemilikan properti tersebut. Opsi pertama properti akan dilelang atau  dijual murah pada pemilik apartemen dan opsi kedua yakni akan dihibahkan pada pemilik apartemen.

"Kita masih menunggu informasi lanjutan soal kepastian properti tersebut. Baru akan diputuskan setelah Asian Games nanti," lanjut Erga.

Menyikapi tentang keluhan lahan parkir,  Erga memastikan setiap penghuni memiliki area parkir. Hanya saja parkir di tempat terbuka bukan di basemen.

Untuk satu tahun pertama pengelolaan area parkir akan diserahkan kepada pihak Perumnas. Tapi setelahnya parkir akan dikelola oleh Pengelola Penghuni Rumah Susun.

"Lahan parkir disediakan sangat luas jauh berbeda dengan apartemen di Jakarta, jadi bisa 1:2 atau 1:3. Hingga 10 tahun ke depan masih bisa menampung jumlah kendaraan milik penghuni apartemen." katanya.

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help