Berita Prabumulih

Warga Jangan Takut Tak Bisa Berobat Pakai BPJS Saat Mudik

Masyarakat yang merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang hendak berobat selama

Warga Jangan Takut Tak Bisa Berobat Pakai BPJS Saat Mudik
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kepala BPJS bersama kepala dinas kesehatan ketika melakukan jumpa pers di gedung BPJS Pemkot Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Masyarakat yang merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang hendak berobat selama libur lebaran mulai dari H-8 serta H+8 dan tengah menjalani mudik tidak perlu khawatir.

Pasalnya, selama libur lebaran masyarakat berhak mendapat pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dan yang para pemudik membutuhkan pelayanan kesehatan bisa meminta pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS.

"Jadi meski tidak terdaftar di FKTP tempat mudik namun warga bisa berobat, peserta yang berada luar kota dan tidak menetap dalam jangka waktu lama bisa mengakses pelayanan kesehatan FKPT," ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih, Dessy Maya Malincla dalam konferensi pers bertema Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan dikantor BPJS kesehatan kota Prabumulih, Senin (4/6/2018).

Dessy mengatakan, kewajiban melayani peserta luar wilayah saat llbur lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan.

Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta memetuhkan pelayanan di Iuar jam buka layanan FKTP maka peserta dapat dilayani di lGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan meclis dasar.

"Pada keadaaan kegawatdaruratan seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS."

"Selama peserta JKN-KlS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani se‘rta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta," katanya.

Untuk itu, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik diimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS.

"Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KlS dengan status kepesertaan aktif. Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help