Sriwijaya FC

Laga Sriwijaya FC Vs Persela, Jadi Pembuktian Pemain yang Jarang Masuk Starting Eleven

Kemenangan Sriwijaya FC atas Persela Lamongan, Sabtu (2/6) kemarin punya banyak makna.

Laga Sriwijaya FC Vs Persela, Jadi Pembuktian Pemain yang Jarang Masuk Starting Eleven
TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
HADANG - Pemain Persela Lamongan mencoba menghadang pemain Sriwijaya FC pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (2/6/2018). TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kemenangan Sriwijaya FC atas Persela Lamongan, Sabtu (2/6) kemarin punya banyak makna.

Tidak hanya menjadi kemenangan terbesar laskar wong kito di musim ini, namun juga membawa Yu Hyun Koo dkk merengsek ke papan atas sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

Saat ini, SFC bertengger di peringkat 3 dengan poin 19 dan hanya tertinggal 1 poin dari Persipura dan PSM Makassar.

Namun tidak hanya itu saja, ada faktor lain yang membuat pelatih SFC, Rahmad Darmawan cukup sumringah pasca laga kontra skuad Joko Tingkir lalu.

Beberapa pemain yang selama ini jarang menjadi pilihan utama di starting eleven seperti Yu Hyun Koo, Novan Sasongko, Sandy Firmansyah, Patrich Wanggai dan Nur Iskandar mampu menunjukkan kontribusi yang luar biasa saat laga kemarin.

Yu Hyun Koo sebagai jangkar di lini tengah mampu memberikan rasa aman dan kestabilan permainan, terbukti sebelum dirinya ditarik keluar di menit 76, tim kebanggan masyarakat Sumsel ini mampu mendominasi dan praktis lawan gagal memberikan tekanan berarti.

Selain itu, gol pembuka yang dihasilkan oleh Mohamadou Ndiaye di menit 28 babak pertama juga berasal dari umpan matangnya.

Sementara itu, Sandy Firmansyah dan Novan Sasongko di lini pertahanan juga mampu meredam agretifitas Persela yang datang ke Palembang dengan status sebagai tim terproduktif untuk urusan mencetak gol.

Sedangkan Patrich Wanggai yang mengisi posisi yang ditinggalkan Alberto Goncalves sebagai target man memberikan nuansa berbeda dan memberikan ruang kepada Manucechr Dzalilov serta Esteban Viscarra mengacak-acak pertahanan Persela.

Sedangkan Nur Iskandar membuktikan kelasnya dengan sebuah assist matang kepada Patrich Wanggai sekaligus menutup pesta gol SFC di penghujung pertandingan.

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan menyebut dirinya memang tidak pernah meragukan kemampuan anak asuhnya, termasuk juga yang selama ini belum banyak mendapat kesempatan bermain.

"Selalu ada kompetisi saat sesi latihan dan yang lebih siap akan turun bermain."

"Yu Hyun Koo kemarin mampu memberikan rasa aman dan menutup pergerakan pemain belakang kita yang memang rajin overlap, selesai Idul Fitri nanti kita akan dihadapkan dengan jadwal padat dan dalam sepekan mungkin bisa bermain 2 kali, tentu dibutuhkan kedalaman skuad."

"Itu juga alasan mengapa saya memanfaatkan dengan maksimal pendaftaran 30 pemain," jelasnya saat dihubungi Senin (4/6) sore.

Penulis: Haryanto
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help