Berita Muratara

Bertahun-Tahun Sampah Menumpuk, Warga Muratara Keluhkan Bau Busuk

Tumpukan sampah membanjiri lahan persawahan milik warga yang sudah ditinggalkan di Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Bertahun-Tahun Sampah Menumpuk, Warga Muratara Keluhkan Bau Busuk
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
Tumpukkan sampah yang menumpuk di lahan persawahan milik warga di Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Tumpukan sampah membanjiri lahan persawahan milik warga yang sudah ditinggalkan di Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rantau Kadam, Saidi Pasolba mengatakan sampah yang menumpuk itu wajar lantaran didesanya tidak memiliki bak pembuangan sampah.

"Keberaan sampah tersebut sangat mengganggu warga yang melintas karena menyebarkan bau busuk hingga ke pemukiman," katanya.

Menurutnya, keberadaan sampah ini sudah beberapa tahun sehingga wajar bau tidak sedap sering keluar dari tumpukkan sampah tersebut membuat warga resah dan tidak nyaman.

Menyikapi hal ini, pihak desa sudah mengajukan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) untuk menyediakan kotak sampah supaya warga tidak membuang sampah sembarangan.

"Bukan hanya penyediaan bak sampah, kita juga berharap mobil truck pengangkut sampah berkeliling hingga kedesa kita dan mengambil sampah - sampah yang sudah menumpuk," katanya.

Karena pada tahun 2017 lalu sudah mengajukan ke dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada terpenuhi, sehingga diarapkan tahun ini segera direalisasi.

Sementara itu, Kepala DLHP Kabupaten Muratara, H Alfirmansyah membenarkan bahwa warga Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo pernah mengajukan bak sampah pada tahun lalu.

Usulan tersebut masih ditampung karena terkendala dengan anggaran sehingga banyak permintaan warga belum bisa terpenuhi.

"Terbatasnya anggaran di DLHP kita hanya memprioritaskan usulan ke wilayah yang mempunyai pasar karena lebih banyak sampah yang menumpuk," katanya.

Diharapkan kedepan DLHP bisa mengalokasikan anggaran untuk menambah armada pengangkut sampah dan bak penampungan sampah sementara dari usulan setiap desa

"Untuk itu kalau membuat tempat pembuangan sampah sementara bisa dibuat menggunakan Dana Desa (DD) sehingga tugas DLHP berkoordinasi mengangkut sampahnya jika sudah menumpuk," ungkapnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help