Panwaslu & Pol PP Palembang Tertibkan APK Paslon, Fokus Lepas APK yang Ditempel di Pohon

Satuan Pol PP kota Palembang bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Palembang, Kamis (31/5/2018) malam,

Panwaslu & Pol PP Palembang Tertibkan APK Paslon, Fokus Lepas APK yang Ditempel di Pohon
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Panwaslu & Pol PP Palembang Tertibkan APK Paslon, Fokus Lepas APK yang Ditempel di Pohon 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG --- Satuan Pol PP kota Palembang bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Palembang,

Kamis (31/5/2018) malam, melakukan penertiban alat peraga kampanye Pasangan calon di Pilgub Sumsel atau Pilwako Palembang.

Ketua Panwaslu Palembang M Taufik mengatakan, pada penertiban kali ini hanya difokuskan pada alat kampanye ukuran kecil, yang dipasang bukan ditempatnya.

Baca: Nuzulul Quran 2018,Inilah Sosok Sahabat Qari Alquran Pertama Dunia Dikagumi Nabi Muhammad SAW

"Jadi kita hanya mendampingi Kasat Pol PP, yang menertibkan alat peraga kampanye, yang dipasang di pohon atau tiang," kata Taufik.

Ia juga mengingatkan kepada anggota Satuan Polisi Pamong Praja, untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye tanpa tebang pilih.

"Semua harus ditertibkan, jangan tebang pilih. Tolong tertibkan banner yang di pohon - pohon, tiang listrik yang bukan merupakan APK resmi dari KPU," ucapnya.

Baca: Malam Nuzulul Quran 2018, Baca Al Quran Akan Hadirkan Malaikat di Rumah Serta Sinari Penduduk Langit

Taufik berharap jangan sampai penertiban ini sia-sia, seakan-akan pekerjaan yang dilakukan tidak ada hasil.

Dan diharapkan pengertian pasangan calon untuk tidak memasang APK diluar kententuan.

"Tolong kepada paslon, dan tim pemenangan untuk tidak memasang di luar ketentuan. Bila masih ada, akan kita turunkan paksa," tegas Taufik.

Baca: Harga Bawang Merah di Talang Ubi PALI Naik, Warga Terpaksa Kurangi Konsumsi Bawang

Sementara Kasat Pol PP Kota Palembang Alex Ferdinandus meminta agar Panwaslu mendampingi, agar tidak ada kesan tebang pilih dalam penertiban alat peraga kampanye Paslon Pilgub dan Pilwako yang dinilai melanggar.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help