Sriwijaya FC

Dzhalilov Siap Gantikan Beto yang Dipanggil Timnas Saat Lawan Persela

Meski tidak akan diperkuat oleh striker andalan Alberto Goncalves yang tengah mendapat panggilan dari timnas Indonesia.

Dzhalilov Siap Gantikan Beto yang Dipanggil Timnas Saat Lawan Persela
DOK LIGA 1
Pemain Sriwijaya FC Manuchekhr Dzhalilov Saat mencetak gol ketiga SFC ke gawang Persib di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Meski tidak akan diperkuat oleh striker andalan Alberto Goncalves yang tengah mendapat panggilan dari timnas Indonesia.

Lini depan Sriwijaya FC disebut tidak akan terlalu mengalami masalah saat menjamu Persela Lamongan, Sabtu (2/6) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Sejumlah pemain telah disiapkan oleh kepala pelatih Laskar Wong Kito Rahmad Darmawan seperti Patrich Wanggai atau Manucechr Dzalilov untuk menjadi target man di lini depan nantinya.

Nama terakhir sendiri sejak didatangkan di awal musim ini lebih banyak beroperasi sebagai winger dan second striker.

“Tentu berbeda bila ada Beto, karena dia pemain yang berkualitas dan kerjasama serta pengertian diantara kami terus meningkat."

"Namun saat seorang pesepakbola dipanggil ke timnas, maka wajib untuk memenuhinya."

"Saya senang Beto mendapat panggilan ke timnas Indonesia, namun kami harus tetap bermain seperti biasa, siapapun yang akan diturunkan nantinya,” ujarnya saat dihubungi Kamis (31/5) sore.

Pemain asal Tajikistan ini juga menyatakan bahwa posisi striker tunggal atau target man di lini depan bukan hal baru baginya.

Di klub lamanya, Istiqlol Duzambe, dirinya juga pernah ditempatkan di posisi tersebut.

Namun dirinya tidak menampik bahwa lebih nyaman bila bermain sedikit melebar atau di belakang striker utama.

“Saya senang memberikan umpan atau melewati pemain lawan, tetapi sebagai pesepakbola profesional maka saya akan siap bila ditempatkan di posisi manapun nanti,” tegasnya.

Kondisi ini sendiri sebenarnya bukanlah hal baru bagi SFC, karena pernah terjadi sebelumnya yakni ketika menjamu PSM Makassar (28/4) lalu.

Saat itu Beto yang terkena cedera digantikan oleh Patrich Wanggai sebelum masuk kembali dari bangku cadangan di pertengahan babak kedua.

Pemain asal Papua ini memang kerap dijadikan RD sebagai menjadi alternatif serangan karena memiliki badan yang kokoh untuk menahan bola dan punya gaya bermain yang berbeda dengan pemain SFC lainnya di lini depan yang hampir semuanya mengandalkan kecepatan serta skill individu.

Penulis: Haryanto
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help