Berita Muaraenim

Dalam 3 Minggu, Polres Muaraenim Kumpulkan 216 Senpira

Dalam tiga minggu, sebanyak 216 Senjata Api Rakitan (Senpira) berhasil diamankan oleh jajaran Polres Muaraenim selama Operasi Senpi

Dalam 3 Minggu, Polres Muaraenim Kumpulkan 216 Senpira
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Kapolres Muaraenim,AKBP Afner Juwono didampingi Kabag Ops,Kompol Irwan A dan Kasat Reskrim,AKP Willian Harbensyah saat menunjukan barang bukti berupa bubuk mesiu yang menjadi salah satu bahan untuk membuat senpira 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Dalam tiga minggu, sebanyak 216 Senjata Api Rakitan (Senpira) berhasil diamankan oleh jajaran Polres Muaraenim selama Operasi Senpi Musi 2018.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Muaraenim,AKBP Afner Juwono dalam press conference,Kamis,(31/5) yang digelar di halaman Mapolres Muaraenim.

"Secara keseluruhan selama operasi senpi musi 2018 yang dimulai sejak 10 Mei hingga 31 Mei 2018, Polres Muaraenim telah berhasil mengamankan 216 senpira yang terdiri dari 24 senpira laras pendek, 173 senpira laras panjang," katanya.

Ia mengatakan dari jumlah tersebut sebagian besar senpira yang berhasil dikumpulkan tersebut adalah hasil serahan dari masyarakat secara sukarela.

"Diantaranya ada serahan dari camat,danramil,kades,kadus dan masyarakat diwilayah hukum Polres Muaraenim,dan ada juga sebanyak 11 senpira yang merupakan hasil dari ungkap kasus yang dilakukan Polres Muaraenim," katanya.

Ia juga mengatakan untuk hasil ungkap kasus yang dalam proses menyidikan selama operasi senpi 2018 terdapat 16 kasus yang terdiri dari 13 kasus kepemilikan senpi,1 kasus home industri senpi, dan 2 kasus curas dengan senpi.

"Sementara untuk tersangka ada 16 tersangka yang berhasil kita amankan,12 tersangka kasus kepemilikan senpi,1 tersangka kasus home industri senpi dan 3 tersangka pernah melakukan curas dengan senpi," jelasnya.

Selain itu lanjutnya untuk barang bukti dari ungkap kasus tersebut pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa 18 senpira,19 amunisi aktif,18 butir timah dan 1 botol bubuk mesiu.

Ia juga menjelaskan dari data Polda Sumsel periode semester I tahun 2018 menyatakan bahwa polda sumsel menduduki peringkat 1 kejahatan curas yang menggunakan senpi.

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help