Berita Baturaja

Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dinkes OKU Ajak Masyarakat Untuk Sehari Tanpa Rokok

Menyikapi surat edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tahun 2018

Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dinkes OKU Ajak Masyarakat Untuk Sehari Tanpa Rokok
Facebook
merokok 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Menyikapi surat edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tahun 2018,

Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengajak masyarakat tanpa rokok pada 31 Mei 2018 besok.

Hal ini dijelaskan, Kepala Dinas Kesehatan Suhatmasto saat dihubungi Tribun Sumsel melalui telepon, Rabu (30/5)

Suharmasto menjelaskan mereka memang tidak memasang spanduk besar atau sebagainya terkait ajakan tersebut. Namun mereka melakukan sosialisasi dan mengeluarkan surat himbauan atau ajakan untuk tidak merokok pada 31 Mei besok.

"Ajakan ini kita sampaikan, dan diharapkan untuk diikuti. Kami mendukung dan siap melaksakam surat edaran dari menteri kesehatan," jelasnya.

Ia menjelaskan, hal ini sifatnya ajakan jadi dengan demikian kata Kadinkes tidak ada sanksi bagi yang merokok pada tanggal tersebut.

"Hal ini sifatnya ajakan saja. Namun diharapkan harapan kita ajakan ini diikuti," jelasnya.

Disamping itu terpisah sebelumnya, Kabag Hukum dan HAM Setda OKU, Romson Fitri SH MH menjelaskan,

Kawasan Tanpa Rokok (KTR), ini diatur dalam Perda No 7 tahun 2015. Kata dia jelas diatur kawasan-kawasan tanpa rokok atau dilarang tidak merokok.

Misalnya, di kawasan rumah sakit atau instansi kesehatan, tempat bermain anak-anak, sekolah tempat proses belajar mengajar, tempat ibadah dan

tempat umum seperti hotel dan restauran. Lalu di tempat kerja dan perkantoran. Yang disebut terakhir termasuk lingkungan Kantor DPRD OKU.

“Di tempat kerja dan perkantoran tidak boleh menyediakan tempat merokok. Boleh merokok tapi di luar lingkungan kerja,” jelasnya.

Menurut dia, bila perda ini dilanggar sanksinya sangat jelas diatur dalam perda terkait, yakni denda sebesar Rp 500 ribu.

Tags
baturaja
Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help